Pemkab Minimalisir Kerumunan di Pilkades, Apa Bisa?

  • Whatsapp
Pemkab Minimalisir Kerumunan di Pilkades, Apa Bisa?

BOGOR, Ceklissatu.com – Tak lebih dari sebulan, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 88 desa di Kabupaten Bogor diselenggarakan. Dilaksanakan di tengah pandemi, Pilkades berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Juru bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengaku, saat ini pihaknya tengah merumuskan aturan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan 20 Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perumusan aturan yang dilakukan, sesuai dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra- Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ke enam, yang kini telah diperpanjang hingga 23 Desember mendatang.

“Pilkades ini juga masuk dalam pembahasan saat evaluasi PSBB ke enam. Kami akan bahas (Pilkades) secara khusus, bagaimana mengantisipasi kerumunan saat pemilihan,” kata Irwan, Jumat (27/11/20).

Perumusan tersebut mengacu pada banyaknya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Bogor. Berdasarkan catatan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah pemilih saat Pilkades sebanyak 737 ribu orang.

Irwan mengatakan jika Pemkab Bogor sudah mulai melakukan simulasi tata cara Pilkades di tengah pandemi ini. Terdapat beberapa catatan, terutama di wilayah yang memang tinggi jumlah pemilihnya.

“Karena saat simulasi ya satu TPS kalau jumlah DPT-nya memiliki 1.000 bagaimana waktunya. Ini yang tengah dirumuskan,” jelasnya

Sehingga Pemkab Bogor dirasa perlu melakukan kajian kembali dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD), Camat, dan dinas terkait lainnya untuk merumuskan kembali agar tak terjadi kerumunan saat pelaksanaan Pilkades.

“Terpenting menerapkan jaga jarak, aktivitas Pilkades berjalan tapi prokes (protokol kesehatan) bisa dijalankan dengan baik,” kata Irwan.

 

 

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *