Pemkab Bogor Terapkan Jam Malam, Tempat Usaha yang Melanggar Didenda Hingga Rp 50 Juta

BOGOR, Ceklissatu.com – Tak ingin kalan dengan Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor kini ikut menerapkan jam malam. Pemkab Bogor membatasi jam operasional tempat usah hanya hingga pukul 19.00 WIB.

Peraturan tersebut seiring dengan perpanjangan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang ketiga. Bupati Bogor, Ade Munawaroh membuat Keputusan Bupati Bogor tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (PSBB Pra-AKB) yang ditandatangani 10 September 2020.

Bacaan Lainnya

Selain mengeluarkan SK, Bupati Bogor juga menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 61 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan PSBB Pra-AKB. Disebutkan kalau mal, supermarket, minimarket, cafe dan restoran hanya boleh buka hingga pukul 19.00 WIB.

Kasat Pol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan penerapan Perpanjangan PSBB Pra-AKB Ketiga ini berlaku mulai hari ini, Jumat (11/9/2020) hingga Selasa (29/9/2020). “Sekarang saya lagi bikin surat edaran untuk sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha bahwa ada Perbup Baru. Nanti kita edarkan,” kata Agus.

Untuk saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha. Namun, selanjutnya pihaknya akan melakukan operasi sekaligus menindak kepada para pemilik tempat usaha yang melanggar.

“Sekarang dendanya besar, mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 50 juta,” ungkap Agus. Sementara, lanjutnya, bila ada warga yang terjaring razia masker akan dikenakan sanksi denda Rp 100 ribu atau sanksi sosial.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *