Pemkab Bogor Pantau Stok Beras Pakai Aplikasi SiGili

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, melakukan pengawasan stok beras hingga tingkat penggilingan untuk memastikan kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi Sistem Penggilingan atau SiGili, DKP mencegah adanya gejolak di kalangan masyarakat yang kerap kali terjadi saat ketersediaan beras mulai menispis.

Bacaan Lainnya

“Jadi aplikasi ini didasari
fakta di lapangan yaitu adanya gejolak ketersediaan beras di masyarakat. Apabila gejolak tersebut tidak dapat dipantau serta dikontrol dengan baik, maka nantinya akan mengganggu pasokan beras itu sendiri untuk sampai ke tingkat konsumen,” jelas Kepala DKP Kabupaten Bogor, Dedi
Dedi Ade Bachtiar, Kamis (14/10/21).

Menurutnya, aplikasi tersebut akan digunakan oleh setiap petugas di lapangan yang memang langsung melakukan pengecekana ketersediaan beras.

“Aplikasi ini secara teknis digunakan oleh petugas lapangan stok gabah dan beras. Mereka terdiri dari 15 petugas yang disebar ke 15 kecamatan, di mana tempat penggilingan padi berada. Mereka memiliki kewajiban untuk melakukan survei ke tempat penggilingan masing-masing dan setelah itu hasil surveinya akan diinput oleh mereka di aplikasi SiGili,” ungkap Dedi.

Setelah pengecekan, sambungnya,
semua laporan yang sudah diinput di aplikasi tersebut nantinya akan direkap dan dipantau juga oleh admin SiGili di tingkat OPD.

“Hasil SiGili berupa laporan harga, stok untuk beras, gabah di wilayah Kabupaten Bogor nantinya dapat dijadikan dasar bagi pemegang kebijakan untuk mengambil keputusan dalam menangani distribusi pangan,” pungkas Dedi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *