Pemkab Bogor dan Pemkab Cianjur Kompak Dukung Ganjil Genap Dipermanenkan

  • Whatsapp
Bupati Bogor, Ade Yasin dan Bupati Cianjur, Herman Suherman saat evaluasi ganjil genap bersama Forkopimda Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Kementerian Perhubungan, di Puncak, Sabtu (18/9/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Tiga pekan sudah pemberlakukan uji coba ganjil genap di Kawasan Puncak, setiap Jum’at, Sabtu dan Minggu. Oleh karenanya Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melaksanakan evaluasi ganjil genap bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dengan Forkopimda Cianjur dan Kementerian Perhubungan, Sabtu (18/9/2021).

Berdasarkan hasil evaluasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Cianjur sepakat untuk mempermanenkan kebijakan ganjil genap yang diterapkan di Kawasan Puncak pada setiap akhir pekan.

Bacaan Lainnya

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan ganjil genap bisa menggantikan kebijakan sebelumnya, yakni sistem satu arah atau one way. Ia berharap kebijakan ganjil genap ini dapat menjadi solusi kemacetan yang kerap kali terjadi di Kawasan Puncak.

“Kami pada dasarnya mendukung pemberlakuan ganjil genap. Karena kita sudah 36 tahun melakukan one way. Mudah-mudahan dengan ganjil genap bisa ada perbaikan,” kata Ade, dalam rapat evaluasi Forkompinda Kabupaten Bogor dan Cianjur di Puncak, Sabtu (18/9/2021).

Kendati demikian, karena status jalan Puncak merupakan Jalan Nasional, sehingga yang memiliki kebijakan adalah Pemerintah Pusat. Maka Pemkab Bogor dan Cianjur masih menunggu aturan yang baku dari Pemerintah Pusat.

Untuk itu, sambil menunggu aturan atau kebijakan dari Pemerintah Pusat, maka uji coba ganjil genap akan diberlakukan setiap akhir pekan.

Di lokasi yang sama, Bupati Cianjur, Herman Suherman menyampaikan hal senada, ia mendukung pemberlakuan ganjil genap di Kawasan Puncak. ” Dengan kebijakan ganjil genap, Kabupaten Cianjur sangat setuju dan terimakasih juga kepada Kementerian Perhubungan bahwa ganjil genap dikecualikan bagi warga kami, asal menunjukkan TKP,” ujar Herman.

Herman berharap pemberlakuan ganjil genap di Kawasan Puncak tidak berdampak pada perekonomian di wilayah Cianjur. “In Syaa Allah nggak mengganggu perekonomian wilayah Cianjur. Bahkan menguntungkan Kabupaten Cianjur warga dari luar bisa masuk,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *