Kampanye Gemarikan Melalui Urban Farming Terus Digalakkan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Kampanye gemar makan ikan (Gemarikan) masih terus dilakukan. Tak terkecuali di Kota Bogor, yakni mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan.

Salah satu upaya itu terbangun saat Safari Gemarikan di KWT Mawar Melati Perum Baranangsiang Indah, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Bacaan Lainnya

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim didampingi Anggota Komisi IV DPR-RI, Endang Setyawati Thohari serta perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengkampanyekan langsung manfaat mengkonsumsi ikan di depan masyarakat.

Di era pandemi ini, kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Pemerintah Kota (Pemkot) sudah melakukan beragam cara untuk meningkatkan konsumsi protein masyarakat lewat makan ikan. Salah satunya melalui program urban farming.

“Ada yang namanya Budikdamber (budidaya dalam ember), lalu bioflok, itu semua mendekatkan kepada masyarakat untuk lebih mandiri. Masyarakat bisa memproduksi sendiri, beternak sendiri dan mengkonsumsi sendiri. Dari situ menimbulkan keinginan dari masyarakat untuk biasa mengkonsumsi ikan,” jelas Dedie, Minggu (18/04/2021).

Disamping itu, kemudian hal ini berkaitan tentang ketersediaan ikan secara nasional. Makanya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga berperan melakukan pembinaan dan edukasi.

“Banyak masyarakat yang belum memahami bahwa ikan itu kandungan omeganya tinggi, ada zinc dan lain lain. Itu sangat baik. Tapi mungkin masyarakat belum banyak memahami. Jadi KKP saya juga dorong harus ada kegiatan sosialisasi di televisi atau media sosial,” tambah Dedie.

Diwawancarai di lokasi yang sama, Direktur Pemasaran pada Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Machmud menjelaskan, selain mengkonsumsi ikan laut masyarakat juga bisa mengkonsumsi ikan air tawar yang bisa dibudidayakan secara mandiri.

Sehingga, Machmud mengapresiasi upaya Pemkot Bogor yang menggalakkan urban farming. Karenanya, pengembangan dan budidaya ikan juga harus ditingkatkan saat ini.

“Ada program dari pemerintah untuk membangun kolam protein. Itu bisa diusulkan dan diakses dengan pengajuan kepada pusat melalui dinas di pemda masing – masing. Program ini sangat baik, terutama untuk mikro,” kata Machmud.

Dengan pengembangan budidaya itu, sambung Machmud, daya konsumsi masyarakat terhadap ikan akan terus meningkat. Seperti yang sudah diketahui bahwa, banyak kandungan bergizi dalam ikan yang baik untuk kesehatan masyarakat.

“Ikan itu kan beragam ada yang mahal dan ada yang murah. Semua mengandung omega 3, semua mengandung protein untuk kesehatan. Semua lengkap,” sahutnya.

Anggota Komisi IV DPR-RI, Endang Setyawati Thohari menambahkan, kampanye Gemarikan ini memang perlu terus dikawal. Untuk bisa bagaimana konsumsi masyarakat Kota Bogor terhadap ikan bisa meningkat.

“Jadi sekarang kita ingin mengawal program ini supaya menjadikan masyarakat memiliki pekerjaan di rumah dengan budidaya ikan. Kemudian milenial supaya cinta ke perikanan, ke pertanian dan lingkungan hidup,” tambah Endang.

Dalam Safari Gemarikan tersebut, dilakukan pula pembagian paket olahan ikan kepada masyarakat. Selain itu, ikut hadir Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Anas Rasmana.

 

Penulis: Redaksi
Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *