Aset Daerah Sekda Pemkot Bekasi di Gondol Tikus Got

  • Whatsapp

BEKASI, Ceklissatu.com – Koordinator Investigasi Kaki Publik Wahyudin Jali menyatakan, asset daerah seyogyanya diperuntukan untuk keperluan pemerintah dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat, lalu apa jadinya jika asset tidak diurus dengan bijak, tentunya akan merugikan daerah.

Namun, kata dia, untuk diketahui bahwa tahun 2018 Sekertaris Daerah (sekda) Pemerintah Kota (pemkot) Bekasi menghilangkan asset tetap peralatan dan mesin daerah berupa laptop sebanyak 27 unit dengan nilai Rp 336.327.347, asset tersebut tidak diketahui dimana rimbanya.

Bacaan Lainnya

“Publik dibuat gonjang-ganjing atas hilangnya asset tersebut, lantaran di Sekda Pemkot Bekasi kok bisa asset hilang dan tidak diketahui keberadaanya, hal ini mengasumsikan publik ada tikus got yang memboyong laptop yang nilainya ratusan juta rupian,” ungkapnya yang diterima rilis redaksi Ceklissatu.com, Jumat (14/08/2020).

Ia mengatakan, kondisi ini diduga akibat ketidak mampuan dan ketidak becusan Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) dan Sekda Kota Bekasi dalam menjalankan fungsinya mengelola aset daerah. Hal ini menjadi blue print moral hazard legislatif sebagai pengawas yang membawa mandat rakyat Bekasi

“Atas dasar tersebut Kaki Publik meminta, pertama kepada pihak berwenang seperti KPK (komisi pemberantasan korupsi) untuk memeriksa sekda terkait masalah hilangnya 27 unit laptop dan meringkus tikus got yang menggondol asset daerah supaya ada efek jera,” kata dia.

“Kedua kami meminta sekda untuk mengembalikan asset daerah yang hilang, karena hilangnya asset tersebut dibawah tanggungjawab sekda selaku pengguna asset,” paparnya.

Dia menegaskan, sudah seharusnya instansi-instansi di Pemkot Bekasi memiliki rasa tanggungjawab atas asset daerah sebagai bentuk pertanggujawaban kepada masyarakat Kota Bekasi, untuk mewujutkan good govermen dan akuntabilitas pemerintahan.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *