Pemberlakuan Ganjil Genap, 30 Pelanggar Dikenakan Sanksi Denda 50 Ribu

BOGOR, Ceklissatu.com – Wali Kota Bogor Bima Arya memastikan bahwa penerapan aturan ganjil genap nomor kendaraan bermotor di Kota Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan ini lebih diperketat. Pasalnya hari ini bertepatan dengan libur Imlek, diharapkan tidak terjadi lonjakan wisatawan ke Kota Bogor.

Puluhan kendaraan terpaksa harus diberhentikan karena terkena sanksi akibat melanggar aturan ganjil genap di Kota Bogor, Jumat (12/2/2021).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, ada sekitar 30 kendaraan yang terjaring operasi ganjil genap di checkpoint Tugu Kujang, Kota Bogor.

Untuk diinformasikan kembali, Pemerintah Kota Bogor kembali menerapkan ganjil genap mulai 12-14 Februari 2021. Dalam pelaksanaan hari ini, petugas memberlakukan sanksi denda bagi pelanggar di Check Point Tugu Kujang dan Pos Sekat Terminal Wangun.

Kabid Dalops pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Theo Patricio menjelaskan, sejak pagi tadi pagi ada sebanyak 30 kendaraan yang terjaring melanggar aturan ganjil genap. Selain diputarbalikan, para pelanggar juga dikenakan sanksi adiministratif.

“Dari pagi tadi sudah 30 pelanggar, kendaraan yang platnya tidak sesuai ada pemberlakuan sanksi sosial dan denda Rp 50 ribu,” kata Theo di Tugu Kujang, Jumat (12/2/2021).

Kata Theo, pemberian sanksi ini sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 107 Tahun 2020 tentang penerapan sanksi administratif untuk pelanggar PSMBK.

Pembayaran (denda) ini dilakukan dengan cara transfer lewat bank yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor,” sambung Theo.

Dari pantauan ceklissatu.com sejak pagi tadi, sejumlah petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan sudah berada di Check Point Tugu Kujang untuk melakukan operasi.

Di titik itu, pos sengaja didirikan untuk menahan laju kendaraan dari arah Ciawi menuju pusat kota. Sosialisasi juga telah dilakukan dengan menaruh papan pemberitahuan ganjil genap dari kejauhan.

Sebanyak 30 pelanggar di Tugu Kujang itu semua merupakan roda empat. Kata Theo, untuk roda dua hanya diberi peringatan dan selanjutnya diputarbalikan.

 

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *