Pembangunan SMPN 3 Megamendung Lamban, Wanhay : Pengawasnya Tidur

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – DPRD Kabupaten Bogor geram pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) SMPN 3 Megamendung masih di bawah 10 persen, meskipun pengerjaan sudah berjalan lebih dari 60 hari.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi menyebut keterlambatan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan konsultan.

Bacaan Lainnya

Politisi Partai Golkar itu tidak mau menerima apapun dalih penyebab keterlambatan. “Simpel saja, konsultan pengawasnya kebanyakan bobo (tidur, red),” kata legislator bersapa karib Wanhay saat dihubungi Senin (8/11/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua bulan berjalan progres pekerjaan fisik pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung, masih di bawah 10 persen.

Kepala Bidang Sarpras Disdik Kabupaten Bogor, Rameni mengakui adanya deviasi pekerjaan minus dalam pekerjaan UGB SMPN 3 Megamendung yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Seperti cuaca hujan, jumlah pekerja minimalis, suplai material bahan bangunan tidak lancar, dan yang paling krusial adalah kondisi lahan berair.

“Disdik Kabupaten Bogor memberikan sejumlah catatan pada pihak ketiga agar pekerjaan pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung bisa rampung tepat waktu,” kata Rameni saat sidak pembangunan UGB SMPN 3 Megamendung, pekan kemarin.

CV Ratu Zalva selaku penyedia jasa, lanjut dia, harus melakukan mitigasi pekerjaan agar kendala dapat diminimalisiri, serta menambah jumlah tenaga kerja.

“Jadi pemborong dan pengawas harus pintar menyiasati waktu dengan kondisi alam saat ini. Saya juga akan meminta laporan berkala progres pekerjaan tiap minggu,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *