Pelonggaran PPKM, Kunjungan Mall di Kota Bogor Masih Lambat

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Tingkat kunjungan di pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bogor masih lambat kendati Pemerintah telah menurunkan level Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Mayarakat (PPKM) menjadi level 3.

Chief Marketing Communication (Marcomm) Mal BTM, Chintan Silalahi mengatakan, sudah sepekan mal beroperasi sejak ada pelonggaran di PPKM Level 3. Ia mengakui tingkat pengunjung meningkat jika dibandingkan pada PPKM Level 4, namun saat ini belum mencapai maksimal.

Bacaan Lainnya

“Masih belum maksimal, pengunjung per hari sekitar 3 ribuan, jauh dari kapasitas 30 ribu,” ujarnya, Kamis (2/9/2021).

Padahal kunjungan pelanggan ke malnya pada hari biasa atau week days, rata-rata pengunjung sebelum penerapan PPKM bisa mencapai 10 pengunjung per hari, dan akhir pekan bisa mencapai 20 ribu hingga 25 ribu pengunjung.

Menurutnya bukan persoalan mudah untuk meningkatkan kunjungan pelanggan ke mal dalam periode singkat. Menyusul, adanya beberapa aturan penyesuaian bagi masyarakat untuk kembali melakukan aktivitas ekonomi, termasuk berbelanja di pusat perbelanjaan.

Salah satunya, lantaran adanya pembatasan usai maksimal dan minimal untuk bisa masuk ke mal. Sedangkan, dari konsep mal merupakan tempat berkunjung keluarga, anak dan orang tua.

“Sekarang wahana bermain anak dan bioskop masih tutup. Selain tempat belanja, anak-anak biasanya bermain. Dengan anak-anak belum bisa ke mal, traffic masih sama,” bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan beberapa promo untuk menarik kembali kunjungan ke mal, selain itu BTM juga kembali membuka Sky Garden dimana pengunjung mal bisa melihat kebun Bunga Matahari di lantai paling atas.

Terpisah, Communication Plaza Lippo Ekalokasari, Taufan juga mengatakan hal yang sama bahwa tingkat kunjungan ke mal belum maksimal. Perlu waktu untuk menaikkan tingkat kunjungan mal.

“Setelah nggak beroperasi pada PPKM Level 4 peningkatan kunjungan ada, cuma tidak signifikan seperti sebelum PPKM,” kata Taufan.

Ia berharap, kunjungan ke mal secara bertahap bisa meningkat. Guna memulihkan kondisi ritel yang sebelumnya sangat terpukul akibat pembatasan-pembatasan yang ada.

“Saat ini masih belum maksimal kunjungan ke mal, mungkin saja mayarakat masih baru-baru beradaptasi dengan PPKM Level 3 ini,” pungkasnya.

Selain pengunjung diimbau untuk patuhi protokol kesehatan (prokes). Lippo Ekalokasari mewajibkan setiap pengunjung mal untuk scan QR code Peduli Lindungi yang sudah disediakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *