Pelajar di Kota Bogor Tewas Ditikam Celurit, Polisi Beberkan Penyebabnya

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Polresta Bogor Kota berhasil menangkap pelaku utama pembacokan terhadap seorang pelajar yang tewas di Jalan Palupuh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Pelaku berinisial RA berusia 18 tahun berstatus pelajar, warga Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Donny Erwanto mengatakan, para pelaku ini totalnya ada 6 orang, namun yang menjadi pelaku utama yaitu RA masih pelajar dan satu lagi ML (17) orang yang membantu pelaku utama.

Bacaan Lainnya

“Untuk pelaku ada 6 orang, tetapi kami masih melakukan proses penyidikan. Pelaku utama berusia 18 tahun, 5 lainnya masih dibawah umur,” ungkap Donny kepada wartawan,

Donny menuturkan, para pelaku ini tidak tidak saling kenal, namun untuk pelaku utama dan yang ikut membantu itu saling kenal. Kemudian, pelaku utama ini memiliki dendam pribadi terhadap korban.

“Sebenarnya mereka tidak saling kenal antara yang satu orang ini dengan 4 orang lainnya, tapi yang 2 saling kenal karena satu SMA, kemudian yang 4 orang ini antara yang tersangka dengan saksi yang lain tidak saling kenal. Jadi 4 orang yang sempat kita amankan itu sebenarnya tidak mengetahui apa yang pengen dia lakukan,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, sebelum kejadian itu pada Rabu sore atau sekitar pukul 15.00 WIB, yang bersangkutan (pelaku) ini sempat dipukuli atau dianiaya oleh korban. Kemudian, pada Rabu malam pukul 21.00 WIB, pelaku menghampiri dan menyerang korban menggunakan senjata tajam, hingga korban meninggal dunia terkena sabetan celurit.

Motif Pelaku

“Jadi, motifnya itu balas dendam, karena sebelumnya pelaku di pukuli oleh korban, kemudian menyerang balik membawa sajam jenis celurit, hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari hasil autopsi ada tiga tempat, yang pertama luka di bagian dada di tempat, kemudian luka di bagian tengku belakang robek dan satu lagi di bagian kaki.

“Yang menyebabkan korban meninggal dunia ini karena ada luka di bagian dada, sehingga meninggal di lokasi,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *