Pedagang Martabak dan Ayam Goreng Keluhkan Kenaikan Harga Telor

Pedagang Martabak di Cianjur Jawa Barat (eronsyah/ceklissatu)

CIANJUR, CEKLISSATU – Mahalnya harga telur hingga Rp 34 ribu rupiah dan minyak goreng curah disejumlah pasar tradisional dikeluhkan para pedagang martabak dan ayam goreng.

Seperti Ginanjar Nugroho (27) salah seorang pedagang martabak yang mangkal di jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur Kota saat ditemui usai melayani pembeli Selasa (04/01/22) malam mengatakan, untuk mensiasati pembeli tetap datang, Ginanjar mengurangi ukuran martabak.

“Telurkan mahal ya supaya siasati perkecil ukuran martabak supaya pembeli tidak lari Alhamdulillah pelanggan tidak masih setia tapi saya minta kepada pemerintah supaya harga kembali normal baik telur dan minyak karena itu bahan baku pokok selain terigu,”ujarnya.

Selain Ginanjar, keluhan yang sama juga dari pedagang ayam kampung goreng Nenah Nurjanah (40) mengatakan selama minyak goreng naik, dagangannya dinaikan Rp. 2 ribu.

“Sekarang saya naikan Rp.2 ribu pak yang biasanya Rp.5 ribu saya jual Rp.7 ribu tapi pelanggan sekarang berkurang ditambah lagi cabai juga mahal ya sekarang saya kurangi pembelian bahan baku aja biar usaha ini tetap berjalan,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *