Pedagang Cipanas Tutup Patuhi PPKM Darurat

  • Whatsapp

CIANJUR, Ceklissatu.com– Patuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga tanggal 20 Juli mendatang, pedagang di pasar Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menutup sementara kios dagangan mereka, kamis (08/07/21). Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi penyebaran virus Covid 19 di dalam pasar. Namun berdampak pada omset penjualan para pedagang apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha nanti.

Aleh Surahman salah seorang pedagang pakaian menuturkan, para pedagang sangat mematuhi PPKM Darurat dari pemerintah sejak tanggal 03 Juli kemarin. Para pedagang di Pasar Cipanas lanjut Aleh sudah menutup kios dagangannya terlebih lagi adanya surat edaran dari Bupati Cianjur yang memerintahkan agar pasar tutup sementara hingga tanggal 20 Juli mendatang. Namun para pedagang dipasar Cipanas kata Aleh mengeluh karena terlalu lamanya penutupan pasar karena berimbas pada omset apalagi mendekati hari Raya Idul Adha.

“ Ya kalau kami dari pedagang sangat mematuhi ya untuk menutup dagangan kami di masa PPKM ini namun bagi kami penutupan ini terlalu lama sampai tanggal 20 Juli sedangkan kami harus terus berdagang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi mau Idul Adha yang biasanya ramai pembeli, ya kalau sudah gini kami  pasrah,” keluhnya.

Sementara itu ditempat yang sama keluhan juga dilontarkan Asep MS seorang pedagang pakaian mengatakan para pedagang meminta ada kelonggaran waktu untuk berdagang kembali karena mendekati Hari Raya Idul Adha dengan tetap  mematuhi protokol kesehatan Covid 19.

“ Kami terima ini aturan pemerintah tetapi kami meminta kelonggaran waktu untuk berdagang kembali kami minta 5 hari saja untuk berdagang dengan jam 10 misalnya buka terus tutup jam berapa gitu kalau seperti ini kami gimana mau bayar pegawai, anak sekolah ada yang anaknya kuliah dan buat makan sehari-hari kami mohonlah untuk diberikan kelonggaran dagang kembali,” harapnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *