PC IMM Bogor Silaturahim ke Bupati Bogor, Muhamad Yunus : Aktivis Harus Mampu Mitra Solutif.

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammasiyah (PC IMM) Bogor, Jawa Barat menyatakan, tugas aktivis gerakan yang sering digaungkan adalah mitra strategis dan mitra kritis, tetapi juga aktivis gerakan pun harus mau sebagai mitra solutif.

“Aktivis harus mampu Mitra Solutif,” ungkap Muhammad Yunus Ketua Umum IMM Cabang Bogor terpilih saat beraudensi dengan Bupati Bogor, Ade Yasin, Minggu (06/09/2020).

Bacaan Lainnya

menyampaikan beberapa poin penting terkait Audiensinya kali ini. Beliau menyampaikan bahwa akan adanya Pelantikan kepengurusan baru Pimpinan Cabang IMM Bogor priode 2020- 2021 pada hari sabtu tanggal 12 september 2020. Dan kedepannya, tugas aktivis gerakan yang sering digaungkan adalah mitra strategis dan mitra kritis, tetapi juga aktivis gerakan pun harus mau sebagai mitra solutif.

Pimpinan Cabang IMM Bogor melakukan Audiensi dengan Bupati Bogor. Audiensi ini membahas tentang Pelantikan IMM Cabang Bogor yang akan di laksanakan pekan ini serta silaturahmi kepengurusan IMM Cabang Bogor dengan pemerintah kabupaten Bogor.

Ia mengatakan, bahwa akan ada
pelantikan kepengurusan baru Pimpinan Cabang IMM Bogor priode 2020- 2021 pada hari sabtu tanggal 12 september 2020.

Sementara itu, Hendi ketua pelaksana mengatakan bahwa besar harapan kedepannya sebagai mahasiswa bisa bersinergi dengan pemerintah Bogor untuk kemajuan kabupaten bogor kedepannya.

“Kami mengundang Ibu Bupati untuk bisa hadir di acara pelantikan IMM serta mensosialisasilan 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” jelasnya.

Bupati pun menanggapinya dengan bijak dan baik. Beliau menyampaikan bahwa “Sejauh ini pemerintah juga selalu melakukan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya instansi pendidikan yang ada di kabupaten Bogor, karena dari pendidikan masa depan bangsa ditentukan, dan Bupati juga mengapeasiasi kepada mahasiswa yang ingin membantu pemerintah dan tenaga medis untuk membantu mencegah penangan covid ini.”

Ketua umum juga menyampaikan terkait pendidikan anak di masa covid. “Anak belajar daring di khawatirkan akan berdampak pada krisisnya pendidikan karakter yang ada pada generasi saat ini, karena tugas guru bukan hanya mengajar materi saja namun pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak dini.”

“Al ummu madrosatul ula” Artinya Ibu adalah sekolah pertama bagi anak anaknya. Maka peran ibu di saat pandemi dan pembelajaran online ini sangat penting. Tugas mendidik bukan hanya guru di sekolah tapi guru yang utama adalah seorang ibu di rumah, maka seorang anak tidak akan pernah kehilangan atau mengalami krisis moralitas jika seorang ibunya di rumah mampu menjadi sekolah terbaik untuk anaknya.”pungkas Ade Yasin.

Penulis: Teguh walinsa
Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *