Pasutri Jadi Korban Longsor Timpa Rumah di Bantaran Kali Cipakancilan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pasangan Suami Istri (Pasutri) warga Kampung Kramat RT 5 RW 1, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor mengalami luka-luka dibagian tubuhnya karena rumahnya hancur tertimpa longsor pada saat hujan melanda wilayah Kota Bogor.

“Rumah saya juga kena bagian dapurnya menggantung kena rumah di bawahnya,” kata Asep Muhrizal (50), Minggu (07/11/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, warga sempat mengetahui tanda akan terjadi longsor. Namun ketika akan memberitahu pemilik rumah bernama Umsiyah dan Soleh, tanah sudah longsor.

“Ga keburu karena posisi rumahnya jauh ada di bawah. Jadi warga ke bawah mereka sudah diluar dengan kondisi shock dan luka,” ungkapnya.

BPBD Kota Bogor yang datang ke lokasi langsung mengamankan area. Dua rumah yang ada di bantaran kali Cipakancilan ditutup aksesnya.

Tebing sendiri memiliki ketinggian kurang lebih sepuluh meter tanpa turab atau penahan tebing. Terdapat sekitar lima rumah yang ada di atas tebing.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Theo Patrocinio menjelaskan, rumah yang ada di sekitar lokasi longsor memang tidak layak huni. Karena, berada di bawah tebingan yang tanahnya labil.

“Sementara ini BPBD akan berkoordinasi dengan wilayah untuk dikasih hunian sementara agar jangan di lokasi itu,” terang Theo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *