Parah! Sudah Tiga Tahun Jalan Ciapus Ciomas Tidak Diperbaiki, Kondisinya Sudah Bolong

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Kondisi jalan kabupaten di Kecamatan Ciomas sangatlah memprihatinkan. Parahnya lagi, bukan hanya kondisi jalannya saja yang rusak, tetapi kondisinya sudah berlubang atau bolong hingga rerumputan dan tanah yang ada didalamnya terlihat jelas.

Dengan kondisi seperti itu, kendaraan roda empat terutama truk terpaksa harus mengalah dan menunggu kendaraan yang ada didepannya untuk melintas, demi menghindari jalan yang sudah bolong tersebut. Hal itu terlihat berdasarkan pantauan Ceklissatu.com saat melintas di jalan tersebut.

Dikonfirmasi ke pihak pemerintah Desa setempat, dalam hal ini Desa Sukaharja Kecamatan Ciomas, Rahmat mengungkapkan, bahwa jalan rusak itu berada diantara perbatasan Desa Ciapus dan juga Desa Sukaharja yang lokasinya tidak jauh dengan SMA Negeri 1 Ciomas.

Menurutnya, jalan kabupaten yang ada di wilayahnya itu memang sudah lama rusak. Bahkan, Ia mengaku sudah tiga tahun kondisinya seperti itu dan tak kunjung diperbaiki.

“Perlu saya sampaikan juga, sebelum saya menjabat di Desa Sukaharja ini saya pernah menjabat di sana (menjadi Kepala Desa Ciapus, red), dan selama di sana saya sering kali menyampaikan ke bagian orang lapangan, ke orang UPT terkait rusaknya jalan tersebut. Tetapi sampai sekarang kondisinya masih seperti itu,” ungkap Rahmat yang sebelumnya menjabat kepala desa di Desa Ciapus itu kepada Ceklissatu.com.

Ia menceritakan, ketika dirinya masih menjabat di Desa Ciapus kondisi jalan itu tidak separah sekarang. Dan saat itu pula pihaknya mengajukan untuk perbaikan. Namun, apa yang Ia usulkan itu belum juga ditindaklanjuti sampai dirinya kini menjabat kepala desa Sukaharja.

“Jadi dulu itu rusaknya tidak seperti sekarang, cuma bolong kecil. Tapi sekarang bolongnya makin besar mungkin karena tergerus air hujan, sehingga kalau di lihat secara langsung mah rumput dan saluran air (gorong-gorong, red) yang ada di bawahnya itu terlihat jelas,” bebernya.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya sempat kesal malahan sempet ingin mencoba perbaikan jalan tersebut menggunakan anggaran desa. Namun, kata Rahmat, hal itu tidak bisa dan menyalahi aturan karena jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten Bogor.

“Saya malu karena selalu mendapat keluhan dari warga, sehingga saking kesalnya karena tidak juga di perbaiki, akhirnya saya sempat kepikiran untuk mencoba mengintervensi menggunakan anggaran desa, tapi kan itu tidak mungkin bisa karena jalan itu jalan kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab UPT,” tegasnya.

Perlu diketahui, kondisi jalan rusak pun terjadi di wilayah Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Di wilayah tersebut ada beberapa titik jalan yang mengalami rusak berat dan juga ringan.

Warga yang sehari hari-hari melintas dijalan itu pun mengeluhkan kondisi jalan rusak di wilayahnya. Mereka berharap ada perbaikan jalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *