Ngarep Bantuan Pusat, Pemkab Ngotot Lanjutkan Pembangunan Jalur Bomang

  • Whatsapp

BOGOR,Ceklissatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, masih terus ngotot menyelesaikan pembangunan jalur Bojonggede-Kemang (Kemang) yang saat ini terhenti.

Pemkab Bogor, mendorong pemerintah pusat untuk menyelesaikan pembangunan yang diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp1,6 triliun tersebut ditahun anggaran 2022.

Bacaan Lainnya

“Kami dorong pembangunan ini dibantu pusat melalui APBN. Sudah kami ajukan,” ungkap Komite Perencana Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saefudin Muhtar, Senin (23/8/21).

Pengajuan tersebut diketahui merupakan arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR).

Pada pengajuan itu, ada beberapa dokumen atau persyaratan yang dikumpulkan oleh Pemkab Bogor.

Di antaranya dokumen seperti Feasibility Study, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis, SK Penetapan jalan, dan dokumen pelengkap lainnya.

Saefudin Muhtar atau Gus Udin mengungkapkan jika pengajuan itu adalah upaya untuk membuka jalan di kawasan Bojonggede seiring dengan pembangunan jalan tol Antasari-Depok di 2022 yang sudah memasuki tahapan lelang.

“Jadi nanti ada flyover yang menghubungkan jalan Bojonggede ke atas dan lewat rel kereta, kemudian disana ada jembatan kali pesanggrahan. Di sekitar itu kita akan mengajukan kepada pemerintah pusat,” jelasnya.

Diketahui, pada awal tahun Pemkab Bogor menganggarkan kembali untuk melanjutkan pembangunan Jalan Bomang sebesar Rp40 miliar. Namun anggaran tersebut terkena refocusing untuk penanganan Covid-19, hingga anggaran hanya sekitar Rp15 miliar.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *