Nekad Abis, Dua Sejoli Curi Kotak Amal Sumbangan Masjid dan Ponpes di Warteg

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Dua sejoli nekad mencuri kotak amal yang tersimpan di atas etalase warteg Bahari di Jalan raya  Parung, Desa Parung Kabupaten Bogor, aksi pelalu yang diduga pasangan kekasih  terekam Camera CCTV Milik Warteg Bahari pada Senin sore 30 Agustus 2021 lalu.

Dalam Camera Pengawas CCTV milik Warteg Bahari itu, terlihat dua orang pelaku, satu seorang perempuan yang mengemudi dengan menggunakan roda dua. Sedangkan laki-laki yang membonceng itupun langsung masuk ke Warteg Bahari.

Bacaan Lainnya

Penjaga  Warteg, Fatma mengaku, saat kejadian kedua para pelaku datang,  satu orang perempuan itu yang mengemudi motor dan laki-laki itu langsung masuk ke warteg bersamaan dengan perempuan. Pelaku datang untuk memesan kopi.

“Saat dua orang itu satu perempuan dan laki-laki, pesan kopi pake es, namun tiba-tiba mereka tidak jadi pesan kopi dan langsung pergih meninggalkan uang empat ribu,”kata Fatma saat ditemui dilokasi.

Ia menuturkan, pelaku itu mengambil dua kotak amal milik pondok pesantren dan masjid. Mereka membawa kota amal menggunakan jaket, dengan cara ditutup dan langsung dibawa oleh dua orang pelaku yang langsung kabur.

“Awalnya kotak amal tiga, cuma dua yang dibawa. Kemungkinan dua orang ini adalah pasangan kekasih, sebab sangat dekat saat datang ke warteg, apalagi cewenya juga cantik, “terang Fatma.

Sambung Fatma, awalnya dirinya  tidak mencurigai dengan hilangnya dua buah kotak amal. Ia baru mengetahui setelah malam sehabis kejadian, karena ada yang merasa kosong diatas etalase hidangan menu makanan.

“Awalnya saya tidak curiga, pas malam. Ko? Ada yang kosong, pas saya pikir-pikir ternyata kotak amal hilang, pas di cek di CCTV, ternyata dicuri oleh orang dua pelaku. Soal kasus ini, kita belum laporan ke polisi,”terang Fatma.

Fatman mengatakan untuk di warteg yang ia bekerja  baru kali ini terjadi kasus pencurian  kotak amal sumbangan.

“Baru kali ini kalau di sini, tapi kalau di warteg lai  disekitar sini dulu pernah  terjadu modusnya hamoir sama pura pura beli mesan kopi dan makan,”katanya.

Sementara  itu atas kejadian tersebut  pihak Kepolisian Sektor Parung  belum mengetahui lantaran belum ada laporan ke Petugas Reskrim  Polsek Parung.

“Saya belum terima laporan dari anggota  saya sepertinya memang  belum ada laporan  ke Reskrim,”terang Kapolsek Parung Kompol Puji Astono.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *