Modus Berkenalan di Sosmed, Nyawa DP dan EL Melayang

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kantong plastik berwarna hitam memiliki keterkaitan dengan temuan mayat perempuan di Gunung Geulis, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan jarak antara kejadian pertama dan kejadian kedua dari 28 Februari 2021 (DP) sampai dengan tanggal 10 Maret 2021 (EL) itu kurang lebih ada sekitar dua minggu.

Bacaan Lainnya

Susatyo menyebutkan untuk modusnya sama yakni berkenalan melalui media sosial, kemudian mereka berjumpa dengan iming-iming uang.

“Untuk modusnya sama, berkenalan melalui media sosial kemudian mereka berjumpa dengan iming-iming uang dan sebagainya diajak jalan-jalan ke daerah Puncak,” ungkap Susatyo.

Susatyo mengungkapkan motif dibalik tewasnya kedua korban tersebut, dari hasil pengakuan pelaku, motifnya yakni untuk menguasai barang berharga dari korban. Baik itu korban yang pertama maupun korban yang kedua.

“Sehingga pada saat ini,kami akan terus mengembangkan termasuk menelusuri jejak-jejak digital daripada si tersangka,” ungkapnya.

Dari hasil outopsi kedua korban dihabisi nyawanya dengan cara dicekik.

Sebelumnya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan persnya di Makopolresta Bogor Kota, mengatakan pelaku berinisial MRI (21) diamankan di persembunyiannya di Depok pada Rabu malam.

Pelaku akan dijerat dengan dengan pasal berlapis, tentang UU Perlindungan Anak, Pasal 340 Pembunuhan berencana, dan 338 pembunuhan dengan ancaman hukuman mati dan minimal hukuman 15 tahun penjara.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *