Mobil Angkutan Sayuran Ikut Sumbang Kemacetan di Jalur Puncak

  • Whatsapp
Persimpangan gadog yang sering menjadi biang kemacetan jalur Puncak (asep/ceklissatu)

BOGOR, Ceklissatu – Kepadatan jalur Puncak sudah menjadi pemandangan sehari – hari, penyebabnya bervariasii dari mulai banyaknya kendaraan yang masuk, sampai persimpangan yang rawan kemacetan.

Kendati sudah beberapa cara dilaksanakan untuk mengurai kemacetan tersebut, tapi tetap saja belum mendapat hasil yang maksimal. Pembukaan jalur utara dan selatan Puncak, belum bisa membuat jalur wisata tersebut lengang.

Bacaan Lainnya

Selain banyaknya kendaraan para pelancong yang hendak berwisata, Sunyoto aktivis Puncak menyoroti banyaknya kendaraan angkutan sayur yang lalu lalang di jalur tersebut.

“Salah satu penyebab kemacetan saat ini adalah, banyak nya Mobil sayur Cianjuran yang by pass dari jalan Babakan Desa Batulayang, keluar di simpang pafesta. Akhirnya menimbulkan potongan-potongan jalan yang mengakibatkan tersendatnya kendaraan dari atas dan bawah,” bebernya. Jumat (7/1/22).

Dia juga menyoroti, Badan Pemgelola Transfortaai Jabotabek (BPTJ) yang sudah beberapa tahun terakhir membicarakan solusi kemacetan di Puncak sampai hari ini belum ada dampaknya.

“Titik kemacetan tidak berubah. Dari mulai simpang Gadog, simpang megamendung Dan simpang Pafesta. Pada titik simpang megamendung Dan Pafesta perlu di buat Traffic light. Sementara simpang Gadog harus dibangun Fly Over,”harap Sunyoto.

Pemda Bogor, sambungnya, harus memikirkan kembali membangun jalan alternatif lingkar utara Dan selatan yang pernah di survei sekda , untuk memecah lalulintas di jalan Raya puncak.

Kemacetan Jalur Puncak juga dikeluhkan oleh pelaku ekonomi angkutan umum, seperti yang dikatakan Iwan, hampir setiap hari dia berjibaku dengan kemacetan.

“Kadang buat setoran aja harus nunggu sampai sore, karena jalannya macet,”katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *