Menkes Berharap Kasus Covid-19 di Kota Bogor Tidak Seperti di Kudus

  • Whatsapp
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan, di RSJ. dr. H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Selasa (1/6/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan. Pasalnya angka kenaikan kasus di sana disebut-sebut naik luar biasa.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tengah mengambil langkah untuk menindaklanjuti kenaikan yang cukup besar di Kudus, salah satunya dengan menerapkan aturan mikro lockdown.

Bacaan Lainnya

Menkes berharap kejadian serupa tidak terjadi di Kota Bogor, mengingat kasus penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak, Kota Bogor juga tengah menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Saya berdoa Bogor jangan sampai kayak Kudus, iya sama seperti itu karena protokol kesehatannya kurang ketat,” kata Budi, usai meninjau vaksinasi ODGJ di RSJ. dr. H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Selasa (1/6/2021).

Menurutnya, ketika ada kejadian kasus positif laporannya tidak disiplin. Hingga akhirnya, terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Begitu ada kejadian itu juga laporannya kurang disiplin sehingga akibatnya kasus meledak naik. Sekarang itu sudah kita rapihkan kita bantu rumah sakit-rumah sakit sekitar sana,” ungkapnya.

Budi berpesan agar masyarakat selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) minimal dengan menggunakan masker guna meminimalisir terjadinya penularan Covid-19.

“Jadi pesan saya tetap pakai masker, jaga jarak, wajib cuci tangan itu yang bisa mencegah terutama pakai masker itu bisa mengurangi 95 hingga 97 persen,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah, melonjak drastis hingga menyebabkan over kapasitas rumah sakit.

Kurang disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan di masa libur Lebaran menjadikan kasus Covid-19 di sana meningkat tajam.

Keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) sudah mencapai di atas 90 persen. Karena itulah, pasien Covid akhirnya dirujuk ke rumah sakit lainnya di sekitar Kudus.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *