Mengenal Tanjakan 2000 di Sukamakmur, Bikin Nyerah Wisatawan

Tanjakan 2000 di Sukamakmur (rief/ceklissatu)

BOGOR, CEKLISSATU – Jalan raya Sukamakmur, seakan menjadi jalur alternatif andalan wisatawan saat jalan raya Puncak dilakukan penyekatan hingga terjadi penutupan. Jalur yang menjadi hubung antara Kabupaten Bogor dengan Cianjur ini memiliki panorama alam yang sangat indah, namun para wisatawan harus berhati-hati saat melalui jalan ini, tanjakan yang curam, hingga jalan yang terbilanh extrem tersebut menjadi tatangan tersendiri.

Salah satunya, ditanjakan jalan raya warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, tanjakan yang dikenal tanjakan 2000 salah satu jalan yang harus dilewati oleh para wisatawan yang akan berwisata ke Villa Khayangan, Curug Cipamingkis, hingga Curug Ciherang, jalan itupun menjadi jalan penghubung perbatasan wilayah Kabupaten Bogor dan Cianjur.

Bacaan Lainnya

Sejumlah kendaraan wisatawan nampak gagal menanjak saat melewati tanjakan 2000, Boni salah seorang warga mengatakan, tanjakan ini menjafi jalur rawan bagi para wisatawan saat akan berwisata di Kecamatan Sukamakmur.

“Banyak yang mogok, akibat gagal nanjak, curam banget,”terang Boni.

Bonipun menuturkan asala muasal nama tanjakan 2000, awalnya banyak kendaraan wisatawan yang tidak kuat menanjak dibantu oleh warga sekitar dan diberi upah sebesar Rp.2000.

“Kalau gagal nanjak, dan dibantu warga sekitar didorong sampai atas, dikasih upah sebesar Rp.2000,”terangnya

Dalam sehari, dirinya dapat mengantongi penghasilan hingga ratusan tibu rupiah,”kalau penghasilan upah dorong mobil yang gagal nanjak lumayan sih buat beli beras, “katanya sambil tertawa.

Dila, salah seorang warga asal Jakarta menuturkan mobil yang dikendarainya gagal menanjak di tanjakan 2000. “Iya gagal nanjak, saya tidak tahu tracknya seperti ini,tapi Alhamdulilah dibantu warga buat didorong sampai atas bukit,”ucapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *