Mengaku Polisi Razia PPKM, Begal Gasak Motor Dan Korban Dibuang Ke Sawah

  • Whatsapp

BANJAR,Ceklissatu.hops.id-Masa penerapan PPKM darurat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Lantaran tidak memakai masker, dua ABG, R (14) dan MI (14), warga Dusun Rancabulus RT 1/3, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, menjadi korban begal. Sepeda motor matic korban, raib digasak dua orang pelaku yang mengaku Polisi yang sedang razia masker.

Menurut korban MI, peristiwa tersebut terjadi Rabu malam (7/7/21) ketika korban bersama temannya tengah bermain di alun-alun Langensari dihampiri dua orang pria paruh baya dan menegur korban dengan temannya karena tidak memakai masker.

Bacaan Lainnya

Pelaku meminta korban untuk ikut ke kantor polisi, namun kedua korban justru dibawa ke jalan Pengairan Waringinsari. Saat berada di tempat sepi, kedua pelaku meminta korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Korban sempat menolak namun diancam akan ditembak.

Korban yang ketakutan langsung menyerahkan sepeda motornya. Belum cukup membegal motor, kedua pelaku melempar korban ke area sawah. Setelah melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa kabur sepeda motor korban.

“Anak saya sempat pamit hendak menemui temannya di alun-alun. Namun ketika anak saya pulang sudah tidak membawa motor dan menceritakan kejadian pembegalan yang dialaminya,” terang ayah MI, Maman, Kamis (08/07/21).

Orang tua bersama korban sudah melaporkan aksi pembegalan tersebut ke Polsek Langensari. Peringatan bagi anda orang tua agar lebih waspada terhadap anak ketika berkendara di malam hari. Seharusnya dimasa PPKM darurat ini, orang tua bisa lebih ketat mengingatkan anak terkait protokol kesehatan untuk selalu memakai masker.

Editor : Daus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *