JAKARTA, CEKLISSATU - Media sosial adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Selain bijak mengunggah konten, semua pengguna media sosial atau netizen juga diharapkan bijak untuk menyampaikan komentar dan tulisannya di media sosial. Tak dimungkiri saat ini ada banyak kasus yang terjadi lantaran komentar pedas, kasar, dan nyinyir yang dituliskan netizen di media sosial.
Anggota Komisi I DPR RI, Krisantus Kurniawan mengatakan, media sosial adalah wadah baru untuk masyarakat meyuarakan suaranya, dengan jangkauan yang luas, memiliki kekuatan dalam menggalang berbagai aksi dan suara masyarakat dari seluruh penjuru dunia.
Baca Juga : Rayakan Ultah ke-40 Tahun, BCL Malah Bikin Iri Netizen, Kenapa Ya
Penggunaan media sosial menjadi tempat untuk masyarakat cakap digital dalam menjalani kehidupan dunia maya.
“Jadilah netizen yang baik, bijak dalam menggunakan waktu dengan melakukan hal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan hal negativ, serta membuat postingan yang baik,” kata Krisantus dalam seminar online yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama DPR RI dengan tema ‘Berani Baik Lewat Konten Digital’ pada Selasa 4 April 2023.
Dia menambahkan, pemanfaatan media sosial perlu diiringi kecakapan digital untuk menjaga privasi diri. Perlu selektif dalam membagikan informasi dan memastikan sumber informasi kredibel serta memverifikasi kebenaran data dan fakta sebelum membagikan.
Sementara itu Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas Dr.Soetomo, Chand Zhulaikha mengatakan, berani baik lewat konten digital adalah dengan mmelakukan riset konten, riset audiens, keyword, melakukan postingan yang tepat, mempunyai ciri khas, eksekusi yang menarik.
Dia juga menambahkan, adanya informasi yang akurat yang dapat diterima dengan baik, tidak ada berita hoax, konten yang informatif, bermanfaat dan tidak bertele-tele, sebuah catatan khusus mengandung nila-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
“Untuk menjadi netizen yang baik, kita harus banyak membaca, melihat, explore diri sendiri, memahami kemampuan, sifat kritis mengamati fenomena kreatif,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, pimpinan redaksi anterokini.com, Uzair mengatakan, berani baik adalah sikap atau tindakan dengan keberanian, integritas, tekad yang kuat untuk kebaikan orang lain atau lingkungan di sekitar. berani baik dapat dilakukan berbagai macam cara.
“Masyarakat perlu memahami langkah-langkah dalam meciptakan konten digital, dengan menentukan tujuan target audiens, riset dan mengembangkan ide, membuat konten yang berkualitas,” kata Uzair.
“Menggunakan media yang tepat dalam mempromosikan suatu produk dan selalu mentoring dalam melakukan evaluasi,” imbuhnya.
Comment