Managemen Grab Ancam Akan Cabut Akun Ojol yang Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan

BOGOR, Ceklissatu.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganaan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi manajemen Ojek Onlime (Ojol) dalam membuka layanan angkut penumpang.

“Pra AKB kita terapkan pada Jumat lalu, tapi tetap Ojol tidak ingin beroprasi selama Partisi (pembatas antar pengemudi dan penumpang) dan Hair Net belum didistribusikan kepada driver,” kata Dedie, usai memantau pemberian alat kenyamanan pelayanan Ojol, Rabu (08/07/2020).

Bacaan Lainnya

“Makanya kita minta ke semua Ojol yang ada untuk memakai Partisi, serta memberikan Hairnet (pelindung kepala untuk penumpang yang dipasang di helm) kepada para penumpang. Hari ini Grab sudah mulai mendistribusikan keduanya kepada para drivernya,” ujarnya.

Sementara itu, Head Of Supply Management Jabodetabek Grab Reka Gayantika menjelaskan, pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi kepada oknum driver nakal. “Banyak jenisnya, mulai dari sanksi administratif, pemberian suspen, hingga penonaktifan akun,”ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, penumpang atau penikmat layanan Grab, bisa melaporkan jika memang ada oknum driver yang yang melanggar dan acuh terhadap protokol kesehatan. Caranya tinggal beri saja ulasan di kolom penilaian, pada saat penumpang selesai menggunakan layanan atau sampai ditempat tujuan.

“Pemantauan juga kita lakukan melalui aplikasi. Nantinya penumpang bisa melaporkan driver kepada kami melalui aplikasi. Kalau ada keluhan atau komplain tinggal laporkan saja di kolom penilaian. Ini nanti akan langsung terkoneksi ke server dan akan kami tindak lanjuti,” ucapnya.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *