Mahasiswa IPB University Tanam 100 Pohon di Lahan Gersang Desa Cipenjo Bogor

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com –Wilayah Desa Cipenjo, Cileungsi, Bogor sering disebut desa-kota dan sebagian besar lahannya sudah menjadi perumahan. Terdapat lahan gersang di beberapa lokasi karena tidak ditanami pepohonan. Penghijauan penting dilakukan terutama di desa yang cukup padat seperti Desa Cipenjo.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa IPB University yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Cipenjo, Kabupaten Bogor melakukan kegiatan penghijauan di desa ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi berbagai dampak negatif yang akan timbul jika tidak dilakukan penghijauan. Seperti meningkatnya suhu udara, pencemaran udara dan kondisi lingkungan yang kurang baik yang dapat menyebabkan bencana alam.

Bacaan Lainnya

“Kami membagikan 100 bibit tanaman untuk wilayah RW 13 dan di sekitar lapangan bola Desa Cipenjo. Bibit tanaman ini berasal dari Persemaian IPB University yang terdiri dari 40 bibit pohon sengon, 30 bibit pohon kedoya, 20 bibit pohon sirsak, 5 bibit pohon nangka, dan 5 bibit pohon jambu biji,” ujar Ahnaf Zufar, mahasiswa IPB University.

Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi warga dan lingkungan setempat. Selain itu, adanya penghijauan ini akan membuat lingkungan lebih asri dan udara bertambah segar.

Ketua RW 13 yang juga Ketua Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Waru, Zaenal sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa IPB University yang sudah datang dan melaksanakan program di sini. Jika ada program atau kegiatan yang baik kami menerima dengan tangan terbuka,” ujarnya.
Ia berharap program penanaman pohon ini dapat diperluas hingga ke seluruh wilayah Metland Cileungsi. Menurutnya dengan adanya penghijauan ini, wilayahnya akan menjadi jantung kota atau paru-paru Metland Cileungsi dan menjadi pusat oksigen.

”Masih sedikit warga yang melakukan penanaman karena masih bergantung pada hobi masing-masing orang. Untuk itu, kami sebagai pengurus KRL ingin ada kegiatan penghijauan, pengelolaan lingkungan yang baik dan sehat supaya kehidupan sehari-harinya jadi bermanfaat. KRL ingin kegiatan ini menjadi gerakan masif, gerakan penyadaran edukasi untuk warga bahwa menjaga lingkungan itu penting,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Kepala Desa Cipenjo, Yeni Lusiana, pun menyambut baik hal ini. “Dengan adanya penghijauan, akan mengurangi lahan-lahan kosong yang gersang dan lingkungan menjadi asri,” ujarnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *