LPBI Berkolaborasi Dengan Ponpes Bantu Percepatan Target Vaksinasi

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com-– Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nadhlatul Ulama Kabupaten Bogor bersama pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Falah Al Hasanah (Raufal) menggagas program vaksinasi bagi para santri dan masyarakat sekitar Pondok, pada Kamis (28/10/21).

“Ini merupakan program bersama antara LPBI dan Ponpes Raufal dalam rangka menyukseskan program pemerintah juga, dalam hal mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan pesantren,” Kata Ketua LPBI Kabupaten Bogor Ade Irawan.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh dia mengatakan, LPBI tentu hadir dalam pendampingan program dan bagaimana para pimpinan Pesantren bisa mengakses kecepatan para santri mendapat vaksinasi ini.

“Kita diskusi dengan para pimpinan ponpes, dan kebetulan Ponpes Raufal jasinga ini, pimpinanya bersikap gercep agar para santrinya ikut program vaksinasi baik ke 1 dan ke 2,” bebernya.

Tak hanya itu, program ini juga untuk ikut melindungi para santri terhadap penyebaran covid-29 dan juga menjaga imunitas para santri agar bisa beraktivitas dalam berbagai hal.

“ Tujuan dari vaksin ini, kan tentunya membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), Menurunkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19 dan Melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, khususnya lembaga dan institusi kesehatan yang menjadi garda depan pelayanan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Raudhatul Falah Al Hasanah KH. Bundari Abas mengungkapkan, bangga dan mengapresiasi kinerja LPBI yang sudah ikut mendorong program vaksinasi di lingkungan Pesantren di Kabupaten Bogor.

“Kami mengapresiasi peran dan bantuan LPBI Kab Bogor, karena ikut menggagas dan mendorong para santri di pesantren untuk ikut vaksinasi,” kata Bundari.
Menurutnya, program vaksinasi ini sangat penting utamanya dalam hal menjaga kesehatan seluruh santri, kiyai dan masyarakat, karena memang covid-19 cukup menyulitkan dalam hal kesehatan.

“Kita berharap dengan sudah divaksin para santri bisa kuat imunnya dan bila hendak beraktivitas apapun, sudah bisa dan sama seperti masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *