Liburan Nataru, Kawasan Wisata Gununung Salak Endah Perketat Prokes

  • Whatsapp
Petugas Sedang memeriksa suhu tubuh dengan thermomtee gun kepada pengujung yang hendak berlibur ke Kaswasan Wisata Gunung Salak Endah (GSE) (cepi/ceklissatu.com)

BOGOR, CEKLISSATU— Libur Natal 2021 dan Tahun baru 2022 sejumlah kawasan wisata di Bogor banyak dikunjungi pengujung, tidak terkecuali kawasan wisata Gununung Salak (GSE) di Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Libur Natal 25 Desember 2021 ramai dikunjungi wisatawan.

Bahkan untuk mengatasipasi peningkatan jumlah pengunjung yang hendak berlibur, pihak pengelola menyediakan barcode aplikasi peduli lindungi yang di siapkan petugas di pintu masuk gerbang menuju kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan, tampak banyak petugas di pintu masuk Lokapurna memeriksa para pengunjung baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar Kabupaten Bogor. Petugas memeriksa suhu tubuh dengan alat termometer gun, selain itu pengunjung diwajibkan melakukan barcode aplikasi peduli lindungi.

Pengelola Kawasan Wisata GSE Darul Dinar mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai persiapan menghadapi pengunjung atau wisatawan yang hendak berlibur di kawasan GSE, salah sarunya dengan menyiapkan barcode aplikasi peduli lindungi.

“Kami siapkan barcode peduli lindungi dan melakukan pembatasan pengunjung maksimalnya 25 persen, kalau pengunjung tidak bisa membarcode akan kami putar balikan kembali,”

Darul menyampaikan, penerapan pemberlakuan dengan barcode aplikasi peduli lindungi sesuai dengan aturan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor.

“Supaya pengelola objek wisata Gunung Salak Endah (GSE) sesuai dengan anjuran pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut darul mengatakan, adanya peningkatan pengunjung yang memasuki kawasan GSE melalui pintu masuk gerbang Lokapurna tersebut sekitar 10 persen.

“Objek wisata yang disuguhkan di kawasan GSE ini diantaranya pemandian air panas, Air terjun atau curug-curug dan juga vila, tetapi untuk air terjun kita lakukan pembatasan para pengunjung, mungkin (pengunjung) hanya menikmati suasana kunjungan air saja,” ujarnya.

Persiapan menjelang malam pergantian tahun, kata Darul Dinar menyampaikan, pihaknya melibatkan semua untur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pamijahan, Tagana, Pramuka dan para relawan yang ada di wilayah Kecamatan Pamijahan dan Kabupaten Bogor.

“Hal itu dilakukan dengan membuat persiapan-persiapan di beberapa titik jalur rawan khususnya, seperti tahun kemarin,” pungkasnya.

Sementara, salah satu wisatawan asal Jakarta, Ramadani Zulfikar mengaku, dirinya sangat mendukung adanya pemeriksaan di pintu masuk GSE oleh petugas setempat demi menekan penyebaran Covid-19.

“Kalau untuk pemeriksaan yang dilakukan petugas memang sewajarnya yah, karena masih dimasa pandemi dan untuk menjaga para wisatawan juga,” ucapnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *