Langgar PPKM, Dua Pabrik di Citeureup Ditutup

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, menutup sementara aktifitas dua perusahaan di wilayah Citeureup yakni PT Banteng Pratama Citeureup dan PT Shihan Garmen, Selasa (13/7).

Penutupan dilakukan karena dua perusahaan itu nekad beroperasi di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

“Penutupan dua pabrik ini berdasarkan aduan dari masyarakat kepada Bupati Bogor. Kemudian kami diinstruksikan Ibu Bupati untuk menutup dua pabrik ini karena nekad beroperasi di masa PPKM Darurat,” tegas Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho.

Tak hanya itu, penutupan pabrik juga dilakukan karena satu perusahaan yakni PT Banteng Pratama Citeureup tidak melapor kepada Satgas Covid-19 Kecamatan dan Satgas Kabupaten Bogor terkait adanya 60 karyawan di perusahaan itu yang positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengatakan jika pihaknya langsung melakukan tracing kepada karyawan di PT Banteng Pratama tersebut.

“Hari ini pihak Puskesmas Citeureup sudah kami turunkan untuk melakukan tracking PT Banteng Pratama,” tandasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *