Lahan Persawahan di Telan Perumahan, Begini Keluhan Petani di Desa Tajur

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Sedikit demi sedikit, lahan pertanian di Kabupaten Bogor mulai tenggelam ditelan perumahan. Salah satunya, di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup. Imbasnya, warga menjadi ketakutan tersendiri bagi para petani.

Bani salah seorang petani di Dess Tajur, Kecamatan Citeureuo mengaku, dirinya was-was lahan pertanian yang garapnya dari puluhan tahun tersebut akan beralih fungsi menjadi perumahan. “Saya sebagai petani pasrah saja mas, mau gimana lagi,”keluhnya.

Bacaan Lainnya

Dirinyapun mengakui sebagian area persawahan yang ada kini sudah beralih fungsi menjadi perumahan, lahan-lahan hijaupun sudah ditumbuhi oleh bangunan -bangunan proyek perumahan. Bani yang berprofesi sebagai petani sejak puluhan tahun inipun hanya pasrah.

“Padahal pendapatan saya hanya bertani, untuk biaya hidup, makan bersama anak dan istri saya,kalau sudah tidak ada lahan pertanian,bagaimana nasib kita ini,”keluhnya.

Bani menjelaskan, pendapatan yang didapatnya hanya setiap panen, itupun membutuhkan waktu hampir lima bulan. “Dari lima bulan ini saya hanya mendapatkan Rp.1,5 juta buat makan, dari hasil bertani, soalnya harus berbagi hasil dengan pemilik lahan,”ucapnya.

Bani berharap kepada pemerintah setempat untuk memperhatikan petani yang ada. “Saya sih berharap adalah kepedulian pemerintah untuk petani, apalagi lahan pertanian sekarang ini kian menipis karna banyaknya proyek proyek perumahan dan perusahaan,”harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *