Lahan 1,3 Hektare Dijadikan Tempat Pembibitan, Wakil Walikota Bogor Apresiasi DKPP

  • Whatsapp

BOGOR, CEKLISSATU – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. Apresiasi itu diberikan lantaran DKPP mampu mengelola atau memanfaatkan lahan seluas 1,3 hektare yang ada disekitarnya dijadikan tempat bibit holtikultura.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh DKPP ini sudah optimal karena dengan dijadikannya taman pembibitan holtikultura ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para petani dalam mencari bibit, sehingga bisa langsung menghubunginya.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya lahan seluas 1,3 hektare yang ada di sekitar DKPP ini terlantar dan tidak terurus, tetapi ketika kepemimpinan Pak Anas sebagai kadis sudah terlihat di sini lebih tertata, sehingga cukup produktif,” kata Dedie usai mengunjungi perkebunan pembibitan di DKPP, Senin (20/12/2021).

Selain itu, lanjut Dedie, di sini juga ada koperasi dari teman teman dinas yang membantu pembibitan dan sekaligus mendistribusikannya juga. “Jadi kalau misalkan ada yang membutuhkan bibit, bisa menghubungi Dinas Pertanian Kota Bogor,” ujarnya.

Tak hanya pembibitannya saja, tetapi sekaligus ada pendampingan selama penanaman termasuk penyuluhan, kemudian ada di bidang lainnya juga seperti peternakan dan perikanan. “Jadi, kita ingin di tahun-tahun berikutnya DKPP bisa mengerjakan tantangan yang konfiden. Ditambah dengan bantuan dari pemerintah pusat maupun CSR. Jadi banyak sekali yang bisa diambil kalau kepada dinasnya kreatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor Anas Rasmana menuturkan, kedatangan Wakil Walikota ke kantornya itu ingin mengetahui program atau inovasi-inovasi apa saja yang dilakukan DKPP didalam menghadapi Covid dan pasca pandemi.

“Tadi kami jelaskan kepada wakil walikota bahwa tahun kemarin alhamdulillah kami banyak mendapatkan bantuan karena kan APBD kita terkena refocusing,” kata Anas.

Dikarenakan APBD terkena refocusing cukup besar, akhirnya DKPP yang didukung oleh walikota dan walikota berupaya mencari dana keluar dan hasilnya cukup memuaskan karena banyak bantuan dari berbagai pihak, seperti badan perikanan, peternakan maupun dari pertanian holtikultura termasuk dari kementerian, sehingga lebih dari 90 program kegiatan DKPP dapat terhimpun menggunakan sember dana non APBD.

“Bayangkan anggaran kita hanya Rp 4 miliar, tetapi dengan usaha kita bersama akhirnya kita mendapatkan bantuan dengan total Rp 10 miliar sehingga petani di kita merasa terbantu,” paparnya.

Ia juga menjelaskan, lahan yang ada di DKPP yang tadinya tidak berfungsi secara maksimal, kini sudah kembali difungsikan menjadi lahan produktif dengan bekerja sama KTD-KTD untuk dijadikan sumber budidaya bibit.

“Saat ini lahan yang ada di kita sudah ditanami bibit-bibit holtikultura kemudian buah-buahan seperti durian, alpukat, porang, jahe dan sebagainya. Dan ini dikelola oleh dua KTD yaitu KTD Laskar Lawang Gintung dan KTD Tani Nusantara,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *