KPAI Sebut Bogor Zona Merah Kekerasan Anak

BOGOR, Ceklissatu.com – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait, menyebut Kabupaten Bogor sebagai wilayah zona merah kasus kekerasan anak.

“Angka kasus kekerasannya sangat tinggi. Sehingga tidak berlebihan kami menyebut Kabupaten Bogor zona merah kekerasan anak,” cetus Arist usai berkunjung ke Mako Polres Bogor, Rabu (29/4/21).

Bacaan Lainnya

Teranyar, kasus yang diterima KPAI yakni bullying yang dialami seorang anak bernama Egi (10) di Kecamatan Klapnunggal dan pencabulan terhadap anak perempuan berusia delapan tahun di Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Menurut Arist, Pemkab Bogor harus memiliki formulasi untuk meminimalisir hal tersebut. “Kasus kekerasan ini bisa diminimalisir dengan sosialisasi yang masif kepada masyarakat, keluarga dan lainnya,” jelasnya.

Sejauh ini, KPAI menerima laporan kekerasan anak di Indonesia sebanyak 2.700 kasus dimana sekitar 52 persennya merupakan kekerasan seksual terhadap anak.

“Untuk Kabupaten Bogor kami terima 398 laporan kasus kekerasan anak sampai sekarang. Tentu ketahanan keluarga, masyarakat, harus ditingkatkan,” tegas Arist.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *