Kota Bogor Masuk PPKM Level 2, Sarana Olahraga dan Wisata Boleh Beroperasi

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim

BOGOR, Ceklissatu.com – Kota Bogor akhirnya turun level dari PPKM level 3 menjadi level 2. Dengan penurunan level tersebut sejumlah aktivitas dan tempat usaha yang sebelumnya tidak boleh beroperasi kini diperbolehkan.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim usai menghadiri kunjungan kerja Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki ke E-commerce dan Green House Minaqu Indonesia, Pondok Bitung, Kabupaten Bogor, Selasa (19/10/2021).

Bacaan Lainnya

Dedie mengatakan, dengan turunnya level ini maka ada beberapa pelonggaran, seperti tempat wisata yang sebelumnya masih tutup sekarang diperbolehkan untuk buka, yang tentunya dengan beberapa syarat.

“Selain tempat wisata, sarana olahraga seperti sepak bola, basket, tempat gym dan lainya diperbolehkan buka. Dan ini salah satu yang diberikan kelonggaran,” kata Dedie kepada wartawan.

Ia menjelaskan, diperbolehkannya sarana olahraga untuk dibuka itu karena untuk kegiatan masyarakat dalam menjaga imunitas dengan cara berolahraga. “Jadi InsyaAllah ada beberapa poin itu sedang kita persiapkan dan kita sudah mendapatkan permohonan dari beberapa tempat tempat wisata untuk membuka wahana mereka,” ujarnya.

Ditanya apakah taman juga dibuka di PPKM level 2 ini, kata Dedie, pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut apakah taman itu sudah diperbolehkan buka atau belum. Yang pasti, lanjut dia, untuk sarana olahraga dan tempat wisata diperbolehkan untuk dibuka.

“Sarana olahraga itu lebih spesifik, kemudian lebih terbatas. Kalau taman, mungkin takut-nya masih menimbulkan kerumunan. Jadi paling tidak pembukaan sarana olahraga itu sudah membuat masyarakat melaksanakan kegiatan olahraga dan meningkatkan imunitas,” terang Dedie.

Kemudian, sambung Dedie, taman yang belum bisa di buka itu merupakan taman-taman publik, sementara untuk taman bermain mungkin sudah diperbolehkan. “Jadi kalau untuk taman publik, baru boleh dibuka saat Kota Bogor sudah masuk level 1,” imbuhnya.

Masih kata Dedie, turunnya PPKM level 3 ke 2 ini lantaran dilihat dari capaian program vaksinasi yang digeber terus oleh Pemerintah Kota Bogor, dimana vaksinasi yang sudah dilaksanakan di Kota Bogor ini sudah mencapai 86 persen, dan di akhir Oktober ini ditargetkan 90 persen.

“Seperti disampaikan oleh pak wali, keinginannya paling tidak akhir Oktober ini 90 persen dan di November 100 persen. Cuma untuk capaian 100 persen itu memang agak sulit karena ada beberapa yang tidak bisa kita paksakan seperti yang memiliki komorbid, kemudian yang penyintas yang harus menjalani karantina tiga bulan. Jadi kalau itu tidak bisa kita paksakan, paling tidak membutuhkan waktu lagi,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *