Kota Bogor Kembali Menerapkan Ganjil Genap Selama Sepekan

  • Whatsapp
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (kiri) saat memberikan keterangan pers di Balaikota Bogor, Selasa (3/8/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor kembali memperpanjang kebijakan sistem ganjil genap seiring dengan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat level 4 atau selama sepekan kedepan hingga Senin (9/8/2021) mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Balaikota Bogor, Selasa (3/8/2021). Susatyo menilai, pemberlakukan kebijakan sistem ganjil genap di Kota Bogor efektif menekan mobilitas warga.

Bacaan Lainnya

“Karena Pemerintah Pusat memperpanjang PPKM Level 4, ganjil genap di Kota Bogor kembali kami terapkan,” kata Susatyo, Selasa (3/8/2021).

Susatyo menjelaskan, pemberlakuan sistem ganjil genap di Kota Bogor merupakan gerakkan disiplin masyarakat untuk menahan diri satu hari. Sehingga warga bergantian berbelanja dan juga bergantian untuk keluar rumah.

“Fungsi ganjil genap ini setelah kita jalankan selama akhir pekan atau pun hari kerja itu cukup efektif. Sehingga sekali lagi ini adalah upaya dari Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk mendisiplinkan warga menahan diri satu hari untuk tidak keluar rumah dan kita tidak melarang tapi mengatur masyarakat agar perekonomian tetap hidup,” jelasnya.

Lebih lanjut, Susatyo menyebutkan, secara umum pemberlakuan sistem ganjil genap di Kota Bogor tidak ada perubahan, baik aturan maupun titik-titik check point.

“Untuk sistem dan mekanismenya hampir sama dengan ganjil genap yang pernah kami terapkan. Dan titik-titiknya juga masih sama ada 17 titik check poin yang akan kami dirikan. Sehingga setiap hari terus kami lakukan evaluasi-evaluasi untuk menentukan jam berapa dan dimana posisinya dan ini agar kami laksanakan tidak berpindah pindah,” ungkapnya.

Berdasarkan data evaluasi, pemberlakuan sistem ganjil genap di Kota Bogor dinilai cukup efektif. Tercatat, pada awal PPKM Darurat lalu, jumlah kendaraan yang diputarbalikkan oleh petugas mencapai 20 ribu kendaraan. Namun kini karena pemberlakuan sistem ganjik genap, jumlah itu berkurang menjadi 8 hingga 10 ribu kendaraan.

“Ganjil genap ini cukup efektif untuk menekan mobilitas masyarakat. Terbukti jumlah kendaraan yang diputarbalikkan petugas turun sekitar 50 persen sejak ganjil genap diberlakukan,” pungkasnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *