Kota Banjar Gelar Vaksin Untuk Anak

  • Whatsapp

BANJAR,Ceklissatu.hops.id-Launching Vaksin untuk anak usia 12 – 17 tahun di Kota Banjar, dilaksanakan di lapang tenis Pendopo Kota Banjar dan dibuka oleh Walikota Banjar. Sebanyak 50 orang anak yang mewakili sekolah tingkat SD sampai SMA, terlihat antusias mengikuti pelaksanaan launching vaksin tersebut.

Vaksin untuk anak sangat penting untuk dilakukan terkait kebijakan pemerintah tentang pemberian vaksin terhadap anak dibawah usia 18 tahun wajib dilakukan karena diusia tersebut dinilai masuk kelompok rentan terpapar Covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih seusai Launching Pelaksanaan vaksin anak.

“Hampir 400 anak di Kota Banjar sudah terpapar Covid-19. Jadi sekarang justru hampir 70 persen kaum millenial yang terpapar covid-19. Semoga orangtua bisa mendukung pelaksanaan vaksin ini, karena ini tujuannya untuk melindungi anak-anak, ” ujarnya Ade, Rabu (29/07/21).

Ditambahkan Ade, ditargetkan 6.000 anak usia 12 – 17 tahun dari SD sampai SMA bisa secepatnya melaksanakan vaksin. Untuk pelaksanaannya sendiri nanti di sekolah-sekolah ataupun di tempat pelayanan vaksin untuk umum. Dan ditargetkan 70 persen pelaksanaan vaksin bisa selesai sampai akhir Desember 2021.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr. Andi Bastian menambahkan, ada sekitar 19.000 anak yang tercatat di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan yang menjadi sasaran vaksin.

“Kita mempunyai beberapa strategi dalam pelaksanaan vaksin untuk anak, diantaranya kita kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama untuk melaksanakan kegiatan vaksin di sekolah masing-masing. Dan kalau pun tidak tertelusuri di sekolah, bisa melaksanakan vaksin di puskesmas-puskesmas ataupun tempat pelayanan vaksin umum,” ujarnya.

” Untuk pelaksanaan vaksin anak harus dengan ijin dari orangtua. Jadi untuk anak di bawah umur harus mendapatkan surat ijin orang tua. Karena kita juga memberikan info consent untuk kegiatan ini beberapa hari sebelum pelaksanaan vaksin. Dan sejauh ini belum ada kendala atau penolakan dari orang tua, ” pungkasnya.

Editor : Daus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *