Konsolidasi BNNK Ciamis Halau Darurat Narkoba di Kalangan Pelajar

  • Whatsapp

CIAMIS,Ceklissatu.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Konsolidasi Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba Pada Lingkungan Pendidikan, di Raflesia Ballroom Hotel Santika Tasikmalaya, yang diikuti sedikitnya 30 peserta dari berbagai sekolah di Ciamis dan Kota Banjar, Selasa (26/10/21).

Kepala BNNK Ciamis, Engkos Koosidin, dalam sambutan pembukaan kegiatan menyampaikan, apresiasi kepada peserta yang telah hadir, ini bukti peran serta aktif dari para bapak ibu pendidik dalam menanggulangi masalah narkoba.

Bacaan Lainnya

Engkos menyampaikan, bahwa pemerintah telah menyatakan kondisi Indonesia telah masuk dalam situasi darurat narkoba, hal ini tidak dipungkiri lagi.

“Ini diperkuat dengan adanya hasil pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah barang bukti yang cukup besar, meskipun di masa pandemi Covid-19 ini masih terjadi, juga ditambah dengan penemuan jenis narkoba baru yang sudah beredar di masyarakat. Hal ini menambah kekhawatiran semua pihak,” kata Engkos.

“Kondisi seperti ini tentunya harus menjadi perhatian bersama bahwa penanganan permasalahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga perlu adanya peran aktif semua pihak termasuk masyarakat dalam upaya memerangi penyalahgunaan nakoba tersebut.

Selain itu lanjut dia, pendekatan seimbang harus dilakukan dalam menangani narkoba dari sisi supply reduction, demand reduction dilakukan semua secara masif

“Adanya partisipasi lingkungan pendidikan terkait P4GN dengan indikatornya adalah adanya regulasi terkait P4GN, adanya Satgas/Penggiat P4GN dan adanya kegiatan P4GN secara mandiri di lingkungan pendidikan khususnya di sekolah para peserta masing-masing,”ungkapnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini diharapkan juga dapat menyamakan persepsi dan pandangan bersama tentang kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) pada Lingkungan Pendidikan, serta menumbuhkan komitmen untuk mengaplikasikan program tersebut secara aktif di lingkungan pendidikan sehingga mampu mewujudkan sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).

Sementara Sub Koordinator P2M BNNK Ciamis Yudi Sukmayadi menambahkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin sinergitas dalam menanggulangi narkoba, juga kegitan ini dipandang sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh stakeholder yang ada khususnya di lingkungan pendidikan untuk bersama-sama saling bersinergi sesuai perannya dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan Nakorba.

“Yang menjadi tujuan utama dari program KOTAN ini adalah untuk meningkatkan ketanggapan suatu kabupaten/kota dalam menghadapi ancaman narkoba dengan memperkuat kemampuan antisipasi terhadap ancaman narkoba.

Diharapkan dengan pertemuan ini semua peserta yang hadir dapat memahami sekaligus mampu menjalankan program KOTAN, sehingga lingkungan pendidikan bersih narkoba dapat terwujud.

“Dalam kegiatan ini para peserta tidak hanya menerima paparan materi saja, namun para peserta juga di periksa urinenya.

“Deteksi dini untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih narkoba.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dan sesi diskusi dengan para narasumber yaitu Kepala BNNK Ciamis, Engkos Kosisdin, S.Sos., M.Si., dengan judul materi “Peran Aparatur Sipil Negara Dalam Pelaksanaan Fasilitasi P4GN”, serta Narasumber ke dua yaitu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Ir. Herry Pansila, M.Sc., dengan judul materi “Peningkatan Kompetensi Satuan Pendidikan Dalam Menumbuhkembangkan Karakter Siswa”.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *