Kesiapan Tanggap Bencana Berkurang, Bima Minta Warga di Kawasan Rawan Longsor Pindah

  • Whatsapp
Wali Kota Bogor, Bima Arya. (Adit/Humpro)

Ceklissatu.com, Bogor – Kesiapan tanggap bencana di Kota Bogor pada tahun 2019 berkurang. Hal tersebut diungkapkan wali kota Bogor Bima Arya seusai mengikuti kegiatan cukur untuk donasi korban bencana alam di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (08/01/2020).

Bima mengaku, pihaknya fokus kepada membersihkan sampah, naturalisasi Sungai Ciliwung serta membersihkan drainase dan kegiatan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Kita berkurang tahun ini, karena fokus membersihkan sampah, naturalisasi Ciliwung, membersihkan drainase dan lain – lain,” terang Bima kepada wartawan.

Bukan hanya itu, Pemkot Bogor terus melakukan pembangunan kolam retensi sebagai salah satu strategi mengendalikan banjir. Kedepan Pemkot Bogor akan memperbanyak sumur resapan.

“Kolam retensi akan berlanjut terus, kedepan sumur resapan juga akan diperbanyak. Strategi kita sumur resapan,” kata Bima.

Tanggap darurat tetap dilakukan Pemkot Bogor sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana. Utamanya, kata Bima, dilakukan relokasi pada tempat yang rawam longsor.

“Melakukan sosialiasi kepada warga yang tinggal diwilayah rawan longsor ini agar bergeser atau pindah,” pintanya.

 

Penulis : Edwin Suwandana
Editor : Sahrul Nur Rahmat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *