Kena PHK Dampak Covid, Warga Bogor Jadi Badut Jalanan Demi Nafkahi Keluarga

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Adanya wabah Covid yang nyaris dua tahun terjadi di Kota Bogor ini membuat warga sangat terdampak. Tak sedikit dari mereka di PHK dari perusahaannya, seperti halnya dialami Ilham (24) warga Bogor yang kini banting tulang menjadi badut jalanan.

Apa yang Ilham lakukan ini demi menghidupi anak dan istrinya di rumah. Ia sehari-hari terpaksa harus turun ke jalan, berpanas-panasan hingga hujan-hujanan di tengah jalan.

Bacaan Lainnya

Bukan itu saja, ketika Ilham mencoba menghibur dihadapan para pengendara dengan berjoget dan melambaikan tangan layaknya badut, namun apa yang diterimanya selalu menjadi cemoohan orang-orang di sekitarnya.

Tak sedikit, para pengendara yang ada di depannya itu hanya sekedar melihat atraksinya saja tanpa mengeluarkan uang untuk Ilham. Meski begitu, Ilham terus berjuang demi keluarga tercinta yang menunggu di rumahnya.

Ilham mengaku, menjadi badut jalanan merupakan pekerjaan yang sangat berat, karena harus merendahkan diri hadapan orang-orang banyak. Namun apa daya, Ilham yang dulunya mendapatkan pekerjaan tetap dan bisa memberi nafkah dari hasil kerjaannya itu kini tidak punya pekerjaan lantaran di PHK oleh perusahaannya imbas daripada kejamnya pandemi COVID-19.

“Saya menjadi salah satu korban PKH dari perusahaan yang saya kerja dulu. Sudah dua tahun saya menjadi badut jalanan, karena susahnya mencari pekerjaan di masa pandemi covid seperti sekarang ini,” ujar Ilham saat ditemui di simpang lampu merah Empang, Minggu (31/10/2021).

“Sebetulnya saya malu kerja begini, tapi mau gimana lagi daripada istri dan anak tidak makan,” tambah Ilham.

Ilham menuturkan, kostum badut yang ia kenakan itu pun punya orang lain dengan menyewanya Rp 30 ribu per hari. “Setiap kali saya pakai baju badut itu dapat sewa kang, sehari Rp 30 ribu,” katanya.

Selain itu, Ilham juga mengaku, setiap kali menghibur pengendara dirinya hanya mendapat uang mulai dari Rp 500, Rp 1.000, Rp 2.000 hingga Rp 5.000.

“Kalau dikumpulkan paling cuma dapat Rp 50 sampai Rp 100 ribu. Belum lagi harus bayar sewa baju badut Rp 30 ribu, jadi saya paling bisa bawa pulang sekitar Rp 50 ribu ke rumah dan itu pun tidak tetap,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *