Kelola Sampah, Wali Kota Tandatangani Kesepakatan Pola Kamisama

  • Whatsapp

BANJAR,Ceklissatu.com-Keberadaan sampah terkait sistem pengelolaan sampah saat ini masih menjadi isu penting dan perhatian serius di banyak daerah, termasuk Kota Banjar. Untuk itu, dibutuhkan pula inisiatif masyarakat agar dapat menekan laju sampah yang ada.

Teknologi pengolahan sampah sangat berpengaruh bagi kenyamanan dan kesehatan manusia. Bagaimana suatu daerah atau tempat menerapkan teknologi pengolahan sampah ini dengan tepat guna dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan, sampah yang dibuang begitu saja tentunya akan mencemari lingkungan hidup. Menimbukan efek tidak nyaman, bahkan efek serius bagi kesehatan. Hal itu, sangat membutuhkan adanya penerapan dan penggunaan teknologi pengolahan sampah.

Dalam upaya tersebut, Pemerintah Kota Banjar melakukan kesepakatn kerja sama PT. Top Tekno Indo dalam hal pengelolaan sampah di Kota Banjar dengan Pola Kawasan Minimasi Sampah Mandiri (Kamisama), yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gunung Sangkur Setda Kota Banjar, Selasa (16/11)21).

Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, dengan Bapak Betha Kurniawan sebagai Direktur utama PT. Top Tekno Indo.

Pola Kamisama diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat di Kota Banjar dalam mengelola sampah mulai dari tungkat rumah tangga serta mewujudkan kelestarian lingkungan dengan terolahnya sampah secara optimal di Kota Banjar agar menghasilkan olahan sampah yang berhasil guna dan bernilai ekonomis. Pola pengelolaan sampah dengan pola ini serta penggunaan mesin pemusnah sampah tanpa asap yang dimiliki PT Top Tekno Indo, merupakan suatu solusi inovatif penanganan sampah yang ramah lingkungan.

Inovasi tersebut akan sangat bermanfaat apabila diterapkan di Kota Banjar selain karena ramah lingkungan namun juga selaras dengan misi Kota Banjar yaitu meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih, menyambut baik program kerjasama ini. Dengan adanya kerjasama ini pengelolaan sampah di Kota Banjar akan semakin baik. Wali kota juga mengharapkan adanya penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat kota Banjar serta adanya penambahan nilai ekomoni yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini.

“Sebenarnya yang tidak kalah pentingnya adalah merubah pola fikir masyarakat yang tadinya tidak peduli menjadi.warga yang peduli sampah. Dengan adanya kerjasama ini, masyarakat semakin peduli sampah sehingga 45 ton sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya dapat diatasi sehingga tidak menjadi efek buruk bagi lingkungan di Kota Banjar”pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *