Katar Gandengan Perusahaan Terkait Sampah Jadi Emas

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com-Tingkatan kesadaran terkait sampah Karang Taruna Dharma Bakti Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea gandengan PT Pegadaian (perserl) dan Bank Sampah Asri Mandiri.

Tidak hanya itu, warga diberikan pengetahuan mengenai teknis bagaimana mengubah sampah menjadi emas.

Bacaan Lainnya

Ketua Karang Taruna Dharma Bakti Arief Hadiyan mengatakan, ini salah satu upaya memecahkan persoalan sapah yang ada di sekitar lingkungan.

“Yang kita harapkan sampah bukan hanya sekedar di buang ke TPA, namun bagaimana kita manfaatkan menjadi sesuatu hal yang produktif,” ungkap Arif dalam acara seminar yang digelar di Aula Kantor Desa Bojong Rangkas. Minggu (29/08).

Dalam seminar tersebut, dihadiri Ketua RT dan RW itu diingatkan kembali bagaimana memilah sampah rumah tangga dan memanfaatkan sampah yang organik dan non organik.

Bedanya, kata Arief, upaya kali ini didampingi perusahaan negara PT Pegadaian dan juga Bank Sampah Asri Mandiri untuk membentuk bank sampah di wilayah Desa Bojong Rangkas yang menghasilkan omset.

“Saya berharap kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran paling tidak untuk pemuda-pemuda Bojong Rangkas sendiri,” harapnya.

Bukan hanya sekedar seminar, namun Kepala Desa Bojong Rangkas Iding Habudin memastikan adanya program berkelanjutan yakni pembentukan bank sampah di wilayahnya.

Pasalnya, sambung Iding, ada 3800 Kepala Keluarga (KK) di mana jika dalam satu rumah menghasilkan 1/2 kilogram sampah, maka Desa Bojong Rangkas harus mengelola 1,6 Ton sampah setiap harinya.

“Makanya kenapa sampah ini menjadi masalah, karena setiap manusia menghasilkan sampah,” cetusnya.

Kendati demikian, dengan adanya bank sampah pihaknya berharap masyarakat dapat memilah sampah menjadi satu penghasilan dan menciptakan desa bebas sampah.

Di tempat yang sama, Sekretaris Bank Sampah Asri Mandiri Sri Asih W menuturkan, sudah hampir 3 tahun sejak 2019 lalu pihaknya menjadi salah satu bank sampah binaan PT Pegadaian.

Berada di Perumahan Ciampea Asri RW 06 Desa Benteng, Ciampea, saat ini pihaknya memiliki 144 nasabah dan akan terus meningkatkan nasabahnya sehingga pihaknya mengandeng Katar Desa.

“Kalau nasabah yang sudah menjadi nasabah tabungan emas Pegadaian ada 90 orang,” terangnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *