Kasus Syeh Puji Nikahi Anak Bawah Umur Mandeg di Mapolda Jateng Ceklis Satu

Kasus Syeh Puji Nikahi Anak Bawah Umur Mandeg di Mapolda Jateng

SEMARANG,Ceklissatu.com – HBS dan Partners Law Office selaku tim kuasa hukum pelapor dalam kasus dugaan pernikahan di bawah umur yang dilakukan oleh Pujiono Cahyo Widiyanto, atau lebih akrab dipanggil Syeh Puji mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah, Rabu (18/11/20).

Kedatangannya mereka (HBS dan Patners) bertujuan menyampaikan surat keberatan yang ditujukan kepada Dereskrimum Polda Jawa Tengah, dan ditembuskan ke Kabareskrim Mabes Polri terkait kabar dugaan dihentikannya penyelidikan laporan kasus pernikahan Syeh Puji dengan seorang bocah perempuan berinisial D berusia 7 tahun yang terjadi pada tahun 2016 lalu dan menjadi viral diberitakan di beberapa media nasional.

‘Kami datang kesini untuk menyampaikan surat keberatan atas kasus penyelidikan kasus Syeh Puji yang sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan jawaban yang signifikan,” kata Heru Budi Sutrisno, SH, MH kepada wartawan di Mapolda Jawa Tengah.

Heru menjelaskan, pihaknya saat ini telah mendapatkan bukti-bukti baru sehingga kepolisian harus melanjutkan proses hukum yang sudah hampir satu tahun terkatung-katung dan kini kabarnya telah dihentikan. Untuk itu, pihaknya mendesak Direskrimum Polda Jawa Tengah untuk membuka dan melakukan penyelidikan kembali atas kasus tersebut. Apabila tidak, kasus ini akan diteruskan pelaporan ke  Bareskrim Mabes Polri untuk mengambil alih pengungkapan kasus tersebut.

“Sebenarnya kami hanya mengantarkan surat tembusan saja. Karena sebelumnya kami telah melayangkan surat kepada Kabareskrim dengan tembusan kepada Div Propam Mabes Polri, Irwasum, Kompolnas, dan yang terakhir adalah Polda Jateng,” terangnya.

Lebih lanjut Heru Budi mengatakan, ia berharap kepada Direskrimum Polda Jateng untuk lebih obyektif terhadap penanganan dugaan penikahan anak berusia 7 tahun yang dilakukan Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Miftahul Jannah Pujiono C.W di Bedono, Jambu, Semarang, Jawa Tengah tersebut yang mandek susah sekitar 1 tahun terakhir ini.

“Kami berharap Direskrimum Polda Jateng supaya lebih obyektif menangani dan penyelidikan atas kasus penikahan anak berusia 7 tahun yang dilakukan Syekh Puji,” ujar Heru Budi.

Sementara Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Kepolisian Daerah Jawa Tengah, ketika dikonfirmasi melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) menjelaskan, bahwa belum ada pimpinan yang bisa ditemui.

“Para pimpinan sedang melaksanakan giat di Cilacap, coba kami akan jadwalkan untuk bertemu,” kata Kasubagrenim Polda Jateng, Kompol Dudi Pramudia di ruangannya.

Diketahui, sebelumnya Syeh Puji dilaporkan oleh Wahyu Dwi Prasetyanto, Apri Cahya Widianto serta Joko Lelono, ketiga Pelapor tersebut adalah merupakan keluarga dari Syeh Puji atau nama aslinya Pujiono Cahyo Widiyanto (terlapor-red) sendiri dengan Pasal 26 Jo Ayat (1) huruf (c) Pasal 66 Jo. Pasal 59 Jo. Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2004 Tentang perubahan pertama atas Undang-undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Kasus Tindak Pidana Pasal 76 Jo. Pasal 76 C, Jo. Pasal 82 ayat (1), (2) dan (3) UU RI No. 32 tahun 2014 dan tentang perubahan pertama dan atau UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

 

 

Editor : Daus

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here