Kasi Ekbang Kemang : Jembatan Sasak Bisa Diperbaiki Pakai Dana Desa

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com— Polemik tanggung jawab perbaikan jembatan penghubung dua desa di Kampung Sasak, Desa Tegal. Kasi Ekbang kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. langsung cek lokasi. Hal ini dilakukan, untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Kasi Ekbang Kecamatan Kemang Titin Hartini mengatakan, sesuai tupoksi atau instansi terkait yaitu ada di UPT Jalan dan Jembatan serta kedua desa yakni Desa Babakan dan Tegal bisa melakukan perbaikan dengan Dana Desa.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya dari Desa dan UPT bisa. Desa bisa mengajukan melalui dana desa. Dan UPT Jalan jembatan bisa mengajukan ke DPUPR. Dari pihak desa sudah merespon tinggap pihak dari UPT yang belum ada respo, saya jadi lieur,” ujarnya melalui pesan singkatnya kepada media ini, Rabu (17/11/2021).

Sebelumnya diberitakan, jembatan penghubung dua desa di Kampung Sasak, Desa Tegal, Kecamatan Kemang yang menghubungkan Desa Babakan Ciseeng yang kondisinya rusak tergerus banjir tidak bisa dilalui warga.

Menurut Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Parung, Candra Trikaya mengatakan bahwa Jembatan di Kampung Sasak bukan kewenangan UPT Jalan dan Jembatan. Jembatan yang merupakan kewenangan UPT Jalan dan Jembatan adalah jembatan yang menghubungkan jalan kabupaten.

“Biasanya jembatan kabupaten lebarnya antara 5-7 m, kalo jembatan di atas, lebarnya hanya sekitar 2 m, jadi bukan jembatan kabupaten dan perbaikannya bukan tanggung jawab upt,” ujarnya.

Bahkan lebih jauh kata Candra terkait jembatan di kampung sasak desa tegal kecamatan kemang : Jembatan tersebut adalah aset dari balai PSDA (pengelolaan sumber daya air) wilayah sungai ciliwung cisadane Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat.

“Sudah ada petugas yang melakukan survey ke lokasi untuk mengecek kondisi dan menghitung volume penanganan kerusakan jembatan,”katanya.

Sementara itu Kades Tegal, Kasim Sunardi mengatakan kita sudah ajukan saat musrembng 2019 ke dinas, dan hingga saat ini belum juga terealisasi.

“Kita sudah usulkan ke dinas karena anggaran besar jadi kalau desa yang mengerjakan teralaku banyak biayanya.”katanya.

Untuk diketahui jembatan di Kampung Sasak Itu panjangnya 16 meter dengan lebar 1,5 meter saat ini kondisinya rusak parah dan tidak bisa digunakan.

Akibatnya warga yang biasa menggunakan jembatan itu kini harus memutar jauh 3 kilometer. Oleh karena itu Warga pun berharap jembatan itu segera diperbaiki oleh pemeritah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *