Kapolres Bogor Dorong Camat dan Kades di Puncak Gaspol Vaksinasi

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Kapolres Bogor AKBP Harun ingin camat dan kepala desa di wilayah Puncak yang meliputi Ciawi, Megamendung dan Cisarua, gaspol melakulan vaksinasi Covid-19. Kecepatan ditekankan agar target 70 persen vaksinasi tercapai.

“Kita ingin percepatan vaksinasi di tiga kecamatan ini. Kita ketahui maksimal pada Desember 2021 capaian vaksinasi harus 70 persen. Nah, kita pinginya target 70 persen pada Desember di tiga kecamatan ini bisa dipercepat,” ujar Kapolres usai rapat koordinasi dengan camat dan kepala desa di Kecamatan Ciawi, Megamendung, dan Cisarua di aula Kantor Kecamatan Ciawi, Selasa (23/11/2011) malam.

Bacaan Lainnya

AKBP Harun menjelaskan, dari 5,5 juta jumlah penduduk, Kabupaten Bogor ditargetkan oleh pemerintah pusat melaksanakan vaksinasi 4.225.790 orang atau 8.451.580 dosis hingga akhir Desember 2021.

Adapun data berdasar NIK, capaian vaksinasi sudah mencapai 63 persen untuk dosis pertama dan kalangan lanjut usia 50 peraenan.

Diperlukan upaya ekstra dan masif guna merealisasikan pencapaian target cakupan vaksinasi tersebut.

“Makanya melalui rakor seperti ini, kita kumpul dan evaluasi. apa saran dan masukan kita tampung semuanya, baru kita carikan solusinya. Rakor ini dilaksanskan di semua kecamatan,” tandasnya.

Kapolres Bogor berharap para kepala desa yang dikoordinir oleh camat mendata sasaran vaksin per RT dan RW. Berapa yang sudah divaksin dosis pertama dan berapa yang belum dilaksanakan vaksin.

“Dengan seperti itu nanti kita bisa tau berapa tiap desa yang belum divaksin, berapa orang di satu RT yang belum divaksin, dan berapa orang di satu RW  yang belum divaksin, sehingga bisa langsung dijadwalkan vaksinasi per harinya,” tutur AKBP Harun.

Kemudian, lanjutnya, apabila kekurangan tenaga kesehatan agar disampaikan kepada Satgas Covid Kabupaten Bogor, supaya bisa mendatangkan kembali nakes tambahan.

“Percepatan vaksinasi dan kegiatan pencegahan penyebaran Covid ini tugas kita bersama, jadi kita harus bersama, bersatu padu, dari desa sampai ke kabupaten. Semua harus satu visi, satu arah, kalau satu saja berbeda pandangan maka pasti pencapaiannya akan berat. Mari kita samakan langkah, samakan visi, samakan semangat, untuk kepentingan bersama, untuk Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Sebelumnya disampaikan Bupati Ade Yasin, Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa hingga kabupaten diminta melakukan percepatan vaksinasi dengan menentukan sasaran hingga ke tingkat RT dan RW.

“Saya mengajak kepada Satgas Penanganan Covid-19, kades, lurah, Forkopimcam, puskesmas, untuk bersama-sama bahu-membahu menyelesaikan tugas negara ini. Segera inventarisasi data warga pada level terkecil, yakni di tingkat RT dan RW, baik dosis 1 maupun dosis 2,” katanya

Ade Yasin ingin setiap desa membuat gerai demi memudahkan akses masyarakat mendapatkan vaksin, bekerja sama dengan TNI, Polri dan Puskesmas.

Selain itu melakukan penjemputan kalangan lansia apabila diperlukan.

“Setiap kecamatan harus memiliki strategi percepatan dan melaporkan catatan harian hasil vaksinasi serta data masyarakat yang belum divaksinasi. Jangan khawatir tentang keterbatasan vaksin karena kita diberikan keleluasaan untuk meminta vaksin berapapun yang dibutuhkan. Namun karena tempatnya penyimpanannya terbatas, kita lakukan pengadaan vaksin secara bertahap,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *