Kampus IPB Berikan Keringanan Uang Kuliah Terhadap Mahasiswanya Yang Terdampak Covid

BOGOR, Ceklissatu.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) University memberikan keringanan terhadap mahasiswanya yang terdampak finansial akibat pandemi Covid-19.

Rektor IPB Arif Satria mengatakan, kebijakan itu diambil seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Tahun 2020 mengenai ketentuan penyesuaian uang kuliah tunggal (UKT).

Bacaan Lainnya

Arif menuturkan, hingga saat ini ratusan mahasiswa IPB sudah mulai mengajukan keringanan UKT.

Prioritasnya, kata Arif, adalah keluarga tidak mampu dan mengalami kesulitan ekonomi karena dampak Covid – 19.

“Baru ada beberapa ratus (mahasiswa) yang sudah mengajukan, sedang kita proses dan sekarang masih berlangsung. Saya berikan kebijakan tidak boleh ada mahasiswa IPB yang DO hanya gara-gara tidak bisa bayar UKT, itu tidak boleh,” ungkap Arif, Sabtu (20/6/2020).

Arif menjelaskan, opsi yang diambil pihak kampus untuk membantu mahasiswanya berupa pengurangan biaya perkuliahan, pemberian cicilan, bahkan pembebasan UKT apabila mahasiswa tersebut tidak mampu membayar sama sekali.

Sambungnya, mahasiswa IPB dipersilahkan mengajukan ke dosen pembina mereka masing – masing, kemudian diproses untuk memperoleh keringanan.

“Saya kira ini adalah isu sensitif. Banyak orangtua terdampak dari Covid – 19, ada yang di PHK karena pendapatannya menurun. Melihat kondisi ini forum rektor memiliki empati dan kepedulian termasuk Kemendikbud juga melakukan hal yang sama tahun ini tidak ada kenaikan UKT,” sebutnya.

Lanjut dia, pemberian keringanan terhadap mahasiswa IPB telah diterapkannya jauh-jauh hari sebelum masa pandemi.

Sebagai contoh, ketika orang tua mahasiswa meninggal dan tidak ada sumber pembiayaan bagi anaknya untuk melanjutkan kuliah.

“Hal-hal parsial seperti itu, kita berikan kebijakan apalagi saat covid seperti sekarang. Pemberlakuan opsi dijalankan, tiap tahun,” pungkas dia.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *