Kades di Ciomas Diduga Terlibat BPNT, Kadinsos Bilang Seperti Ini

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu. com— Adanya kasus dugaan pungutan bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mendapat sorotan dari Kadinsos Kabupaten Bogor Mustakim .

Kadinsos Kabupaten Bogor Mustakim mengatakan, pihaknya dalam kasus hukum tidak ingin langsung menjustifikasi biar kan pihak pengadilan yang menentukan apakah itu salah atau tidaknya.

Bacaan Lainnya

“Baru dugaan, kan kalau pembuktian-pembuktian kan itu di pengadilan nanti,”kata Mustakim saat dikonfirmasi.

Bahkan Dinsos setiap penyaluran selalu memberikan edukasi, informasi kepada pendamping sembako dan lain lain termasuk tikor kecamatan yang harusnya berjalan itu

“Jadi semuanya yang jadi bagian dari proses ya kita ikuti dan kita hargai semua yang terpenting dari awal kita ikuti SOP saja kok,”katanya.

Lebih lanjut bicara bansos di Kabupaten Bogor ada beberapa hal yang dalam Pedoman Umum kan kita tidak mau jadi benang kusut.

“Dan tadi kita mengundang para suplayer , tksk terkait penyaluran bansos, dan terkait apakah kades boleh atau tidak ikut terlibat itu bisa dibaca Permensos nomor 5 tahun 2021 disitu ada jelas,”katanya.

Bahkan ia menegaskan jika memang keluar dari aturan atau Pedum tentu akan menanggung reskionya.

“Yah ketika memang keluar dari pedum itu pasti akan tanggung reskikonya,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *