Jembatan Terputus 80 Orang di Kampung Parung Sapi Silogak Terisolasi

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com–Pasca banjir bandang aliran sungai Cidurian yang terjadi pada Snein sore (6/9/2021) kemarin, puluhan warga Kampung Parung Sapi Cilogak, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, memilih bertahan di rumah pasca terjadi banjir bandang.

Sementara itu Warga sekitar, Siti (70), mengaku tengah berada di dalam rumah saat peristiwa banjir bandang Senin 6 September 2021 sekitar pukul 17.00 WIB.

“Saat kejadian itu saya sedang di rumah, sempat panik sedikit, tapi saya tetap bertahan di rumah saat peristiwa semalam itu,” ujarnya, Selasa (7/9/2021).

Lebih lanjut, Siti menjelaskan bahwa dirinya memilih bertahan dan enggan dievakuasi lantaran sudah nyaman di lingkungan rumahnya.

“Saya sudah betah di sini, aman, di sini kan ada jembatan, anak-anak kalau sekolah lewat sana, tapi ini jembatannya terputus,” paparnya.

Ditempat terpisah Petugas BPBD kabupaten Bogor Hayat mengatakan warung yang terisolir karena jembatan terputus di Kampung Parung Sapi itu jumlahnya ada 80 orang termasuk jumlah santri yang memilih bertahan di sana.

“Alasan mereka karena tidak mau meninggalkan rumahnya takut ada yang hilang jadi alasan tetap bertahan,”katanya.

Lebih lanjut Hayat mengatakan banjir bandang itu melanda 4 Kecamatan yairu Kecamatan Cigudeg, Jansinga, Sukajaya dan Nanggung rata rata yang terdampak itu Jembatan rusak akibat diterjang banjir bandang.

“Tidak ada korban jiwa, untuk rumah rusak berat ada 2 di wilayah Kecamatan Jasinga dan ada beberapa rusak ringan di wilayah Nanggung akibat longsor,”pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *