Jelang Seminggu PSBB, Ribuan Warga Depok Abai Penggunaan Masker

Petugas Kepolisian menghentikan pengendara motor yang tidak mengenakan masker saat sosialisasi jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Depok di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Minggu (12/4/2020). (Dwi Susanto)

DEPOK, Ceklissatu.com – Sebanyak lebih kurang 3000 warga Depok tercatat melanggar peraturan pemerintah tentang penerapan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Enam hari tercatat ada sebanyak 3.300 pengendara melanggar tidak memakai masker,” kata Kasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Sutomo saat dikonfirmasi di Mapolres Metro Depok, Senin (20/4/2020).

Bacaan Lainnya

Masker merupakan alat pelindung diri yang diwajibkan dalam Peraturan Wali Kota Depok selama pelaksanaan PSBB.

Sanksi teguran dikeluarkan berdasarkan dari Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 22 Tahun 2020 tentang wajib menaati peraturan PSBB.

Sutomo mengatakan pihaknya tidak pernah bosan untuk terus mengingatkan warga Depok agar mematuhi pelaksanaan PSBB.

“Terutama wajib menggunakan masker dan sarung tangan bagi pengendara bermotor,” kata dia.

Untuk diketahui, saat ini kasus positif COVID-19 di Kota Depok sudah mau mendekati 200 orang, ada sekitar 188 orang telah di daerah ini telah terjangkit virus corona.

Sementara kasus pasien dalam pengawasan (PDP) ada sekira 876 orang dan sudah selesai diawasi 201 sehingga menyisakan 675 warga yang masih diawasi kesehatannya dari virus corona.

Untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) masih ada sekira 2514 orang namun sudah selesai dipantau 711 orang sehingga menyisakan 1803 orang yang terus dipantau dari virus corona.

Penulis: Faisal A.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *