Jalan Perkampungan di Genteng Ambrol, Lurah Riki: Kita Sudah Bersurat ke PUPR

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Hujan yang terjadi sejak kemarin hingga sekarang membuat jalan di perkampungan wilayah Kelurahan Genteng, tepatnya di RW02, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ambrol.

Lurah Genteng Riki Riswan Deris bersama Ketua LPM Genteng Cepih Haerudin meninjau lokasi ambrolnya jalan tersebut.

Usai meninjau, Riki mengatakan, berdasarkan keterangan warga dan juga pengurus RT RW setempat, peristiwa ambrolnya jalan penghubung dua RW ini terjadi pada Selasa (2/11) kemarin.

“Jadi, ini karena di guyur hujan terus menerus. Kemudian dibawahnya sudah keropos atau bolong, sehingga saat hujan turun tanah yang ada dibawahnya tidak lagi kuat menahan material aspal jalan yang ada diatas,” kata Riki di lokasi kejadian, Rabu (3/11/2021).

Kemudian, lanjut Riki, kedalaman jalan yang ambrol ini sekitar 2 meter menjulur kedalam nyaris ke kali yang ada disampingnya. “Untuk lebarnya sekitar satu meter dan panjang sekitar satu setengah meter. Tapi kini sudah diatasi oleh masyarakat setempat dan langsung diperbaiki secara swadaya,” jelasnya.

Setelah itu, Ia pun akan membuat surat ke Dinas PUPR Kota Bogor. “Secara lisan sudah kita sampaikan melalui saluran telepon, baik ke pak camat maupun ke Dinas PUPR. Untuk suratnya masih di buat, setelah itu kita sampaikan ke PUPR untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kata Riki, ternyata bukan hanya kondisi jalan saja yang perlu diperhatikan, tetapi di sekitarnya pun perlu segera ditangani secara serius, seperti saluran air (drainase) dan jembatan yang kondisinya sudah memprihatinkan.

“Jadi di sini permasalahannya bukan jalan saja, tetapi jembatan juga perlu diperhatikan, karena memang kondisinya sudah memprihatinkan, apalagi berdasarkan informasi warga usia jembatan tersebut sudah lama dan belum diperbaiki,” jelasnya.

Bukan itu saja, di sebelahnya pun perlu adanya tembok penahan tanah (TPT). “Iya, ada juga di sebelah selatan kali belum ada TPT dan kami akan coba masukkan kedalam musrenbang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *