Ini Cerita Kesuksesan Dosen Muda Kuliah Sampai Keluar Negeri

  • Whatsapp
Ini Cerita Kesuksesan Dosen Muda Kuliah Sampai Keluar Negeri (Dok/Foto Istimewa)

BANDAR LAMPUNG, Ceklissatu.com – Oki Dermawan, salah satu dosen muda yang beasiswa ke Luar Negeri mengungkapkan, fasilitas pendidikan di Luar Negeri sangat menunjang. Diantaranya, perpustakaan tetap buka dihari Sabtu, Minggu dan bukanya sampai jam 12 malam.

“Jumlah pelajaran di luar negeri tidak sebanyak di Indonesia dari pendidikan dasar mereka tidak langsung dijejali dengan baca tulis hitung, tapi penanaman karakter baik terlebih dulu. Seperti kemandirian, kebersihan, kedisiplinan, budaya hemat dan etika,” ungkapnya, saat mengisi diskusi yang diadakan seminggu sekali di rumah perjuangan/Lamban Juang komisariat Tarbiyah, yang berlokasi di Desa Sabah Balau, Lampung Selatan,Bandar Lampung, Minggu (16/02/2020).

Bacaan Lainnya

“Setelah di kelas tiga elementary school mereka baru serius belajar namun mata pelajarannya tidak banyak-banyak,” ujarbya.

Kata dia, hanya lima subjek saja dalam satu semester. Ketika beranjak ke pendidikan menengah semakin spesifik lagi materi pelajaran nya sesuai dengan jurusan yang mereka minati. Jadi tidak belajar semua hal seperti tempat kita.

“Pemerintah memberikan beasiswa pinjaman kepada mahasiswa, kuliah mereka gratis tapi nanti setelah bekerja harus mengembalikan pinjaman ini tanpa bunga. Kebijakan ini meringankan warga nya yang ingin lanjut kuliah, para pendidik di luar negeri juga tidak terlihat mementingkan look outfit mereka, bahkan di Negara German dosen dan dekan nya bersepeda ke kampus. Ketika para dosen akan presentasi ke luar negeri difasilitasi oleh kampus karena hal ini juga akan membawa nama baik kampus mereka., ” terangnya dengan senyuman ceria

Sedangkan kisi-kisi keluar negeri, kata dia, hanya passwordnya bisa herbahasa Inggris,” Bangsa kita nggak kalah kok dengan orang bule dari segi intelektulitasnya cuma kita tidak bisa bahasa mereka. Ketika sudah punya sertifikat bahasa Inggris maka belajar di negara lain bukan mustahil. Fasilitas dan dosen di luar sana sangat memudahkan dalam menuntut ilmu,” kata dia.

“Belajar bahasa Inggris memang tidak murah tapi ini ibarat kalian sedang berinvestasi untuk masa depan. Mau lulus, mau kerja, mau dapat beasiswa semua membutuhkan kemampuan bahasa Inggris, apalagi mau kuliah ke luar negeri” jelasnya

Terakhir sebagai penutup, pak Oki memberikan tips yang nggak kalah pentingnya. Beliau mengingatkan seluruh peserta diskusi, bahwa di luar sana ratusan bahkan ribuan orang juga ingin dapat beasiswa ke luar begeri, ingin juga lulus PNS sama seperti kalian. Tapi yang keterima hanya segelintir saja. Maka agar kalian yang Allah pilih untuk memperoleh kesempatan tersebut maka kalian harus soleh.

“Amalan wajib seperti sholat lima waktu jangan pernah tinggal. Ditambah dengan amalan sunnah, Allah mencintai amalan umat Nya yang kecil tapi dilakukan secara terus menerus. Kalian pilih amalan apa yg mampu untuk dilakukan secara terus menerus,” ujarnya.

Sedangkan dirinya lebih memilih donor darah. Sudah dilakukan sejak umur 19 tahun sampai sekarang. Hal lain yang juga teramat penting adalah harus berbuat baik/berbakti pada orang tua, sayangi mereka, karena ridho Allah terletak pada ridho orang tua.

Penulis: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *