Indonesia Punya Tambahan 289 Warisan Budaya Takbenda dari 28 Provinsi

  • Whatsapp

JAKARTA, Ceklissatu.com – Indonesia Tahun Ini Memiliki Tambahan 289 Warisan Budaya Takbenda Dari 28 Provinsi. Sebanyak 289 karya budaya telah terpilih dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) melalui Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2021.

Proses pemilihan dilakukan secara luring oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan bersama Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda di Hotel Millenium, Jakarta Pusat dan diikuti secara daring oleh Dinas pengusul WBTb yang didampingi oleh BPNB di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2021 dilakukan setelah melalui proses persidangan yang berlangsung mulai dari 25 hingga 30 Oktober 2021. Sebelumnya, terhitung sejumlah 859 karya telah diajukan oleh 33 provinsi pengusung. Berdasarkan Laporan Koordinator Program Kerja Penetapan, M. Natsir Ridwan Muslim, diketahui jumlah usulan WBTb yang masuk pada tahun 2021 sebanyak 859 dari 33 provinsi, 1 provinsi yakni Kalimantan Tengah tidak mengusulkan karya budaya. Setelah melalui proses perbaikan usulan WBTb, sebanyak 141 WBTb ditangguhkan dan 718 WBTb lolos ke tahap Penilaian Usulan WBTb Ke-1.

Pada rapat Penilaian Usulan WBTb Ke-1, Tim Ahli melakukan pembahasan awal sebanyak 718 WBTb dan diputuskan bahwa 48 usulan dilanjutkan ke tahap selanjutnya, 363 usulan diperbaiki, 241 usulan ditangguhkan, dan 66 usulan diverifikasi. Kemudian pada Rapat Penilaian WBTb Ke-2 melakukan pembahasan pada 363 usulan dan hasil verifikasi di lapangan sebanyak 51 usulan dibahas.

Dalam penilaian kedua diputuskan bahwa 293 usulan dilanjutkan ke Sidang Penetapan dan 121 usulan ditangguhkan. Hasil rapat Penilaian WBTb Ke-1 dan Ke-2 selanjutnya dibahas pada sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2021 yang dilakukan pada Jumat, 29 Oktober 2021, yang menyepakati jika tahun ini khazanah WBTb yang dimiliki Indonesia telah bertambah menjadi 289 karya budaya.

Direktur Pelindungan Kebudayaan, Irini Dewi Wanti, menyebutkan jika kuantitas WBTb yang ditetapkan memang merupakan hal yang penting, namun tentunya juga dengan memperhatikan kualitasnya. Menurutnya berdasarkan penetapan ini, daerah￾daerah pengusung nantinya dapat membuat database yang berujung pada Data Pokok Kebudayaan.

“Dalam tahap selanjutnya proses pelestarian warisan budaya adalah hal yang perlu ditindaklanjuti karena sejatinya rangkaian pelestarian warisan budaya tidak hanya berhenti setelah penetapan,” pungkas Irini Dewi Wanti.

Terhitung sejak dimulai pada tahun 2013 hingga tahun ini, WBTb yang dimiliki oleh Indonesia kini berjumlah 1528 karya budaya. Adapun Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penetapan WBTb terbanyak, yakni sebanyak 52 karya budaya.

Penetapan WBTb dilakukan karena sifat dari sebuah karya budaya yang dapat berlalu dan hilang dalam waktu seiring perkembangan zaman. Sedangkan karya tersebut telah diwariskan dari generasi ke generasi, yang secara terus menerus diciptakan kembali oleh masyarakat dan kelompok dalam menanggapi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, karya-karya budaya ini perlu dilestarikan karenasesungguhnya inilah interaksi mereka dengan alam dan sejarah mereka, dan memberikan rasa identitas yang berkelanjutan hingga masa kini dan mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *