Imbas Proyek Wisata di Tamansari, Lingkungan Alam Rusak dan Warga Terdampak Meradang

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Proyek pembangunan wisata yang terletak di sekitar kalimati, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor diduga merusak lingkungan alam Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Pasalnya, pohon-pohon yang sejatinya menjadi pemandangan indah di kawasan Gunung Salak itu dirusak dengan cara ditebang. Bukan itu saja, dengan adanya proyek itu pun merusak sumber mata air, akibatnya ratusan warga yang tinggal di sekitar area wisata terdampak karena sumber mata air yang dulunya bersih kini tercemar dan penuh lumpur.

Bacaan Lainnya

Warga sekitar pun geram dan meradang dengan adanya proyek tersebut. Menurutnya, sumber mata air yang kini tercemar merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat.

“Iya itu sumber mata air untuk kebutuhan sehari-hari, tapi sekarang tidak bisa digunakan lagi, karena airnya kotor penuh lumpur,” ujar warga sekitar kepada wartawan.

Mereka pun akan melakukan aksi ke tempat wisata yang sudah merusak alam yang ada di wilayahnya itu.

Terpisah, Kepala Desa Sukajadi Ade Gunawan mengaku bahwa pihaknya sudah mendapat keluhan dari warganya soal pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan wisata tersebut.

Ade memaparkan, imbas dari proyek itu ada sekitar 250 kepala keluarga (KK) terdampak dan paling banyak di wilayah RW 05.

“Iya benar, banyak warga terdampak proyek pembangunan itu. Warga sempat akan mau menggeruduk ke lokasi Proyek,” katanya.

Masih kata Ade, penyebab mata air penuh lumpur itu karena ada aktivitas pekerjaan dengan mengunakan alat berat, ditambah dengan kondisi hujan sehingga air yang tadinya bersih menjadi penuh lumpur.

“Sekarang warga sangat kesulitan mendapat air bersih,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *